PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kisruh Pilkada Puncak Jaya dibahas di DPR RI
  • Jumat, 10 Maret 2017 — 16:13
  • 951x views

Kisruh Pilkada Puncak Jaya dibahas di DPR RI

“Ada enam distrik di Puncak Jaya yang seakan-akan tidak ada manusianya," kata Adam, Kamis (9/3/2017).
Demo Masyarakat Puncak Jaya di KPU Papua, Kamis (9/3/2017) - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Ketua KPU Papua, Adam Arisoi menyatakan, kisruh Pilkada Puncak Jaya dimana suara dari enam distrik tak diakomodir KPUD setempat, kini sudah sampai di KPU RI.

Ia mengatakan, masalah tidak diakomodirnya kurang lebih 31.300 suara dari enam distrik yakni Distrik Yamoneri, Yambi, Ilamburawi, Lumo, Molanikine, Dagai oleh KPUD Puncak Jaya kini dibahas di KPU RI.

“Ada enam distrik di Puncak Jaya yang seakan-akan tidak ada manusianya," kata Adam, Kamis (9/3/2017).

Tiga kabupaten lain yang dibahas di KPU RI menurutnya, Intan Jaya, Tolikara dan Kabupaten Jayapura. KPU Papua telah memanggil Panwas Kabupaten Puncak Jaya dan Bawaslu Papua untuk meminta masukan.

"Mereka sudah sampaikan alasan tidak menyertakan hasil enam distrik itu. Kami sudah kirim komisioner KPU Papua, Tarwinto untuk membahas ini bersama KPU RI,” ujarnya.

Adam berharap, KPU RI memutuskan secara bijak agar suara dari enam distrik di Puncak Jaya bisa terakomodir. Apalagi kini suara enam distrik itu menjadi isu nasional.

Di tempat yang sama, calon Bupati Puncak Jaya nomor urut 1, Yustus Wonda meminta agar masalah itu diselesaikan di Papua, bukan di Mahkamah Konstitusi (MK). Karena kasus enam distrik di Puncak Jaya bukan sengketa selisih suara, tapi pelanggaran dalam proses dari Pilkada.

“Masalah itu, ada di Papua. Saya harap Bawaslu dan KPU Papua mengeluarkan rekomendasi menggelar PSU di enam distrik. MK tidak bicara masalah proses, tapi perselisihan,” kata Yustus Wonda.

Menurutnya, pihaknya siap kalah dan siap menang selama tahapan dilakukan secara transparan, jujur dan adil.

"Sebanyak 31.300 suara itu dibawa kemana. Masyarakat menunggu, karena ini akan berimbas pada Pilgub, Pilpres dan lainnya,” ujarnya. (*)

Sebelumnya

Masyarakat Puncak Jaya tuntut PSU di enam distrik

Selanjutnya

Komisi I akan bentuk tim ke Nifasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua