Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Jayapura terapkan sekolah berbasis digital
  • Selasa, 27 September 2016 — 20:02
  • 564x views

Jayapura terapkan sekolah berbasis digital

Mudiasa menambahkan, untuk menerapkan e-learning Dinas Pendidikan sudah membekali guru dengan penggunaan e-learning dan kepada anak-anak melalui kelas digital sosial.
Praktek komputer di salah satu SMA di Kota Jayapura - Jubi/Henky Yeimo
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura Jubi – Pemerintah Kota Jayapura menerapkan sekolah berbasis digital. Untuk mendukung program tersebut semua sekolah diharuskan menyiapkan perangkat keras dan lunak seperti komputer dan jaringan internet untuk mempermudah penggunaan e-learning.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura I Wayan Mudiasa mengatakan, dalam komputer harus dilengkapi bahan pembelajaran, berupa modul dan LKS’.

“Semua sudah tersimpan di file komputer, sehingga kapan pun dan dimana pun anak-anak itu bisa menyimpan dan mendowloaad materi itu untuk belajar,” kata I Wayan Mudiasa kepada wartawan, Senin (26/09/2016).

Mudiasa mengatakan, materi dan tugas-tugas bisa disimpan pada server. Sehingga guru tinggal mengambil password dan tugas-tugas itu sudah bisa dimasukan dalam digital e-learning, agar digunakan anak-anak sekolah.

Program ini, katanya, baru dilakukan di beberapa sekolah rujukan. Selanjutnya akan ditambah ke beberapa sekolah yang siap.

Ia berharap siswa dimana pun bisa menyesuaikan diri, sebab merupakan kemajuan baru di dunia pendidikan.

Mudiasa menambahkan, untuk menerapkan e-learning Dinas Pendidikan sudah membekali guru dengan penggunaan e-learning dan kepada anak-anak melalui kelas digital sosial. 

Bagi sekolah yang tidak menyediakan laboratorium komputer, sehingga kelas ini digunakan bergantian kepada anak-anak. Guru yang sudah terlatih itu juga bisa menjadwal kurikulum untuk bisa memasukan sesuai dengan kelas-kelas digital tersebut.

Ada beberapa sekolah di Kota Jayapura juga menggunakan HP Adroid, namun Mudiasya mengatakan, hal itu akan sangat mengganggu kosentrasi belajar siswa.

“Saya sudah mengingatkan beberapa sekolah agar dapat membedakan gadget, kalau anak-anak peserta bawa laptop silahkan, tetapi kalau gadget itu berupa HP itu dampak negatif,” katanya.

Sementara itu, seorang wali murid SMP 1 Jubaida sangat setuju jika guru-guru tegas agar tidak membawa HP ke sekolah. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Baru 10 persen pria di Papua lakukan vasektomi

Selanjutnya

18 tahun, SDN Bogiyateugi Dogiyai tanpa meja-kursi belajar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4191x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2707x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2586x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe