Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Carolus: Bank Papua harus benar-benar jadi banknya orang Papua
  • Minggu, 12 Maret 2017 — 16:31
  • 872x views

Carolus: Bank Papua harus benar-benar jadi banknya orang Papua

"Pengusaha asli Papua dalam semua skala. Baik pengusaha mikro, kecil, menengah dan besar. Ini penting menjadi prioritas," katanya pekan lalu.
Ilustrasi Bank Papua - Jubi/Dok.
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), Carolus Bolly, Ketua Komisi III DPR Papua, komisi yang membidangi aset daerah, bermitra dengan Bank Papua berharap jajaran direksi Bank Papua yang baru dilantik pekan lalu, bisa bekerja maksimal dalam mengembangkan bank milik pemerintah daerah itu.

Ia mengatakan Bank Papua harus benar-benar menjadi banknya orang asli Papua. Ke depan dalam penyaluran kredit usaha, Bank Papua diharapkan mengutamakan para pengusaha asli Papua.

"Pengusaha asli Papua dalam semua skala. Baik pengusaha mikro, kecil, menengah dan besar. Ini penting menjadi prioritas," katanya pekan lalu.

Pelaku usaha asli Papua yang juga perlu mendapat perhatian khusus kata dia, adalah pedagang mama-mama asli Papua. Bank Papua ke depan diminta membantu mama-mama Papua mengembangkan usahanya. Jangan sampai justru bank lain atau bank nasional yang lebih memperhatikan mereka.

"Membantu mama-mama Papua dan pengusaha asli Papua mengembangkan usahanya dengan memberikan pinjaman," ujarnya.

Katanya, Bank Papua harus berada di depan dan memberikan perhatian kepada pelaku usaha dan ekonomi kerakyatan asli Papua.

"Kami tidak ingin Bank Papua justru jauh dari orang Papua," katanya.

Terpisah, anggota Komisi II DPR Papua, komisi yang membidangi ekonomi, Nikius Bugiangge mengatakan, selama ini kesannya pihak perbankan cenderung lebih mudah memberikan kredit pada masyarakat kalangan menengah ke atas.

“Padahal kebanyakan masyarakat asli Papua kalangan menengah ke bawah. Banyak keluhan masyarakat kepada kami, mereka sulit mendapatkan kredit bank. Salah satu kendalanya, persyaratan yang rumit,” kata Nikius.

Pelaku ekonomi asli Papua kata dia, kebanyakan kalangan menengah ke bawah. Mereka punya niat mengembangkan usahanya. Namun salah satu kendala masyarakat asli Papua adalah modal.

loading...

Sebelumnya

Kredit macet, Komisi III DPRP undang direksi Bank Papua

Selanjutnya

Polda Papua identifikasi pelaku rusuh Intan Jaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2797x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2583x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1493x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1283x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe