Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Mulai 1 April ada aturan baru untuk cek dan warkat
  • Minggu, 12 Maret 2017 — 17:13
  • 1219x views

Mulai 1 April ada aturan baru untuk cek dan warkat

Termasuk aturan baru, kata Agnes, yaitu tentang koreksi dimana jika lebih dari tiga koreksi maka bank bisa menolak atau menolak dibayarkan warkat giro.
Petugas Bank Indonesia Perwakilan Papua sedang menyusun uang - Jubi/ Sindung Sukoco.
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Bank Indonesia (BI) Papua berharap masyarakat di Papua tidak perlu khawatir bertransaksi menggunakan cek dan warkat giro.

Ketua Tim Operasional Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Papua Adi Purwantoro mengatakan, saat ini ada penyempurnaan ketentuan Bank Indonesia memalui SE BI No.18/40/DPSP tanggal 30 Desember 2016 yang berlaku 1 April 2017.
 
“Hal ini membuat BI kembali me-refresh para pemilik warkat debit di perbankan wilayah Jayapura, Abepura, dan Sentani," kata Adi  Purwantoro di sela sosialisasi bilyet giro dan peraturannya di salah satu hotel di Jayapura, Sabtu (12/3/2017).
 
Asisten Direktur Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Agnes Wayan Lestari mengungkapkan, ada beberapa perubahan dalam peraturan baru tersebut. Di antaranya penawaran masa kadaluarsa hanya 70 hari dari 250 hari pada peraturan sebelumnya.
 
Perubahan lain, kewajiban bank melakukan pengecekan terhadap warkat yang ditunjukkan itu tidak hanya kewajiban dari sitertarik, tapi juga penariknya sendiri.
 
“Dalam aturan ini sudah ditegaskan bahwa bank penerima punya kewajiban untuk mengecek Bilyet Giro yang diserahkan kepada mereka, jadi kewajiban itu ada tiga, baik dari sisi bank tertarik, penariknya sendiri, dan bank penerima,” jelasnya.
 
Termasuk aturan baru, kata Agnes, yaitu tentang koreksi dimana jika lebih dari tiga koreksi maka bank bisa menolak atau menolak dibayarkan warkat giro.
 
“Semua itu  dilakukan sebagai upaya melindungi nasabah, harapannya dengan adanya aturan baru ini juga dapat dipahami dan dimengerti oleh para pemegang warkat giro di perbankan yang ada di Papua,” ujarnya. (*)

Sebelumnya

Transaksi valas di Papua rata-rata Rp500 juta per bulan

Selanjutnya

Tol laut belum memberikan dampak positif di Kaimana

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe