Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Gubernur harapkan hasil sidang sinode GKI sinergi
  • Senin, 13 Maret 2017 — 11:20
  • 1363x views

Gubernur harapkan hasil sidang sinode GKI sinergi

"Pelaksanaan sidang sinode ini merupakan momentum yang langka, dan bakal menjadi sejarah bagi Kabupaten Raja Ampat yang bakal memasuki usia ke 15 tahun," katanya.
Gubernur Papua Lukas Enembe bersama perwakilan gereja, legislatif dan TNI/Polri memukul tifa tanda dibukanya Sidang Sinode XVII Tahun 2017 Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua - IST (Raja Ampat).
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Gubernur Papua Lukas Enembe mengharapkan Sidang Sinode XVII Tahun 2017 Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, menghasilkan program-program yang bersinergi dengan program pemerintah provinsi Papua.

"Gereja ini mitra pemerintah dalam pembangunan sehingga dalam penyusunan program kedepan diharapkan bersinergi dengan program pemerintah," kata Lukas Enembe melalui rilis pers yang diterima Jubi, di Jayapura, Minggu (12/3/2017).

Saat pembukaan Sidang Sinode GKI, di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Waisai, Raja Ampat, Sabtu (11/3/2017), Enembe berharap penyelenggaraan sidang berjalan dengan baik, sehingga program-program yang dihasilkan datangnya dari pemikiran-pemikiran terbaik.

"Pergumulan GKI di Tanah Papua untuk mewujudkan tri panggilan gereja, bersekutu, bersaksi dan melayani menjadi tolak ukur dalam pelayanan di tingkat jemaat, klasis dan sinode, diharapkan menjadi misioner, maka pertumbuhan iman umat Tuhan harus dipupuk dan dipelihara," ucapnya.

Menurut ia, sidang sinode selain merumuskan dan menetapkan porgram kerja sinode selama lima tahun kedepan, juga bakal memilih dan menetapkan pimpinan baru. Untuk itu, pihaknya berharap seluruh peserta sidang sinode  mengedepankan kepentingan pelayanan daripada pribadi.

"Pelaksanaan sidang sinode ini merupakan momentum yang langka, dan bakal menjadi sejarah bagi Kabupaten Raja Ampat yang bakal memasuki usia ke 15 tahun," katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Majelis Pelaksana Harian (MPH) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat-Lebang. Dirinya mengharapkan, dalam mencari pemimpin Sinode GKI di Tanah Papua tidak memecah belah keutuhan GKI.

Henriette menyebutkan penyelenggaraan sidang sinode ini, laksananya pesta iman yang diikuti oleh perwakilan dari klasis, bakal klasis serta jemaat se tanah Papua, yang tentunya hadir untuk mengikuti sidang serta memilih badan pengurus sinode periode selanjutnya.

"Dalam menghadiri sidang ini, hendaklah kita saling memaafkan, ini merupakan ciri dari pesta iman, itulah menjadi harapan dari kita semua yang hadir pada saat ini, tekad dan semangat kita yang dikobarkan melalui obor yang telah dinyalahkan menjadi dasar bagi kita," kata Henriette.

Ia katakan, sidang sinode yang mengusung tema "Datanglah Kerajaan-Mu" ini merupakan ajakan bersekutu bagi umat GKI di tanah Papua, sehingga apapun yang dihasilkan hendaklah berlandaskan firman Tuhan.

"GKI di tanah Papua ini salah satu gereja terbesar yang dalam perjalanannya tetap konsisten untuk mewartakan injil di tanah Papua," ucapnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Papua Barat, Eko Subowo menyampaikan apresiasi kepada Sinode GKI di tanah Papua yang telah memberikan kesempatan kepada Klasis Raja Ampat Utara untuk menyelenggarakan sidang sinode tahun 2017.

"Kami mengapresiasi seluruh pihak mulai dari Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan pemerintah kabupaten/kota yang telah mendukung pelaksanaaan sidang ini terlepas dari peran sinode yang sudah mempersiapkan Sidang Sinode setahun belakangan ini," kata Eko.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BP Am Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt Albert Yoku menegaskan penyelenggaraan sidang Sinode GKI tahun 2017 tidak terlepas dari doa dan dukungan umat GKI di seantero bumi Cenderawasih.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada 45 klasis, 12 bakal klasis, 2100 jemaat yang telah mengirim perwakilan untuk hadir pada sidang kali ini," kata Yoku.

Atas nama umat GKI se Tanah Papua, Albert Yoku menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Papua dan Penprov Papua Barat maupun pemerintah kabupaten/kota se tanah Papua yang telah membantu mensuport penyelenggaraan sidang Sinode GKI tanah Papua.

"Saya secara khusus mengapresiasi  Bupati Raja Ampat  yang mendukung penuh penyelenggaraan sidang sinode dengan baik,"sebutnya.

Sekedar untuk diketahui, pembukaan idang sinode dihadiri antara lain Gubernur Papua Lukas Enembe, Plt Gubernur Papua Barat Eko Subowo, Kapolda Papua Barat Martuani Sormin, Dandrem 171 Sorong Brigjen Ignasius Yogi Priono, Ketua Sinode GKI di tanah Papua Pdt Albert Yoku, Ketua MNC Group Haritano Sudibyo, Ketua DPR Papua Yunus Wonda dan beberapa bupati dari Papua. (*)

Sebelumnya

Gubernur Papua soroti maraknya penebangan liar di Nabire

Selanjutnya

Papua dapat bantuan mobil operasional dari PPPA

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe