Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Lapago
  3. Ratusan Kepala Kampung dilatih susun LPJ dandes
  • Senin, 13 Maret 2017 — 13:35
  • 833x views

Ratusan Kepala Kampung dilatih susun LPJ dandes

Gaad mengatakan, anggaran bernilai ratusan juta per desa itu, idealnya diprogramkan untuk langsung dikucurkan ke desa dan dikelola dalam bentuk program kegiatan masyarakat kampung. Namun, diakuinya, dana tersebut belum betul-betul menyentuh langsung kepada masyarakat.
Para aparat kampung se-Jayawijaya saat mengikuti pelatihan sistem keuangan penggunaan dandes - Jubi/Islami.
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Wamena, Jubi – Pekan lalu, ratusan kepala kampung di Jayawijaya dibekali pelatihan penyusunan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Dana Desa (dandes). Mereka diharapkan lebih teliti dalam membuat laporannya di waktu-waktu mendatang, termasuk laporan penggunaan dandes yang telah dikucurkan.

Pelatihan yang difasilitasi pemerintah daerah itu menyelenggarakan pelatihan Sistem Keuangan Desa untuk seluruh aparat kampung di Jayawijaya.  Kabupaten ini memiliki 1 kelurahan, 12 Distrik, dan 116 kampung.

Asisten II Sekda Jayawijaya, Gaad P. Tabuni, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan penguatan bagi aparat kampung dalam menyusun pelaporan pertanggungjawaban keuangan penggunaan dandes. Pemda Jayawijaya telah mengucurkan dandes sejak 2015.

Gaad mengatakan, anggaran bernilai ratusan juta per desa itu, idealnya diprogramkan untuk langsung dikucurkan ke desa dan dikelola dalam bentuk program kegiatan masyarakat kampung. Namun, diakuinya, dana tersebut belum betul-betul menyentuh langsung kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah sudah memutuskan agar pengelolan kegiatan ini dilatih untuk mereka dapat merencanakan dengan baik penganggarannya, dibantu dengan aplikasi yang ada dan juga dibantu oleh BPKP selaku pemateri, mulai dari perencanaan hingga pelaporan,” katanya.

“Kami harap para aparat desa nantinya dapat menerapkan secara baik dan benar, sehingga pelaporan keuangannya dalam penggunaannya dari pelaksanaan dari kegiatan-kegiatan di kampung dapat dilakukan secara baik, tertib, dan efisien,” harapnya.

Rico Samuel dari BPKP Provinsi Papua mengatakan pihaknya menghadapi beberapa kendala dalam memberikan pelatihan dikarenakan latar belakang pendidikan. Kendati demikian, semuanya dapat dilaksanakan dengan baik dan berjalan lancar. Peserta cukup antusias, katanya.

“Kendalanya mereka sebagian besar adalah operator, sementara yang lebih banyak berperan adalah kepala kampung jadi secara umum ada informasi dari kepala kampung yang tidak sampai pada aparat lainnya,” ungkap Rico. (*)

 

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Black Brothers bius penggemar di Wamena

Selanjutnya

Rudy Hartono Ismail pimpin KKSS Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua