Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Pemkab Raja Ampat ajak lindungi burung cenderawasih
  • Rabu, 27 September 2016 — 03:31
  • 2712x views

Pemkab Raja Ampat ajak lindungi burung cenderawasih

Kawasan hutan Sapokrem Raja Ampat dilindungi karena di kawasan tersebut wisatawan dapat melihat dan mendengar suara burung cenderawasih.
Burung Cenderawasih Papua - Jubi/IST
ANTARA
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sorong, Jubi – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat di Provinsi Papua Barat mengajak masyarakat setempat melindungi burung cenderawasih agar tidak punah sehingga dapat dilihat generasi mendatang.

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, di Sorong, Selasa, mengatakan burung cenderawasih masih banyak hidup tersebar di kawasan hutan Kabupaten Raja Ampat dan sedang dikembangkan menjadi objek wisata.

Dia mengatakan, kawasan hutan Sapokrem Raja Ampat dilindungi karena di kawasan tersebut wisatawan dapat melihat dan mendengar suara burung cenderawasih.

Karena itu, kata dia lagi, masyarakat setempat diminta tidak memburu burung endemik Papua tersebut tetapi menjaga dan melindunginya, sehingga kawasan itu tetap ramai dikunjungi wisatawan.

Ia mengatakan di kawasan hutan Kabupaten Raja Ampat terdapat pula berbagai jenis burung yang harus dilindungi agar tidak punah, seperti burung mambruk dan kakaktua jambul kuning.

Kabupaten Raja Ampat, kata Bupati pula, tidak hanya terkenal dengan keindahan laut tetapi juga hutan yang indah dengan tarian dan suara burung cenderawasih pada pagi hari.

Pemerintah daerah telah membuat regulasi atau peraturan daerah melarang perburuan terhadap burung cenderawasih, namun tanpa dukungan masyarakat terutama masyarakat adat setempat, tidak akan terwujud.

“Kami terus berupaya dengan berbagai program untuk mengubah pola pikir masyarakat terutama mereka yang masih memburu burung cenderawasih, agar burung endemik ini tetap terjaga dan lestari sebagai objek wisata daerah ini,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Demo HMI Sorong berakhir ricuh

Selanjutnya

Rute Kaimana - Sorong dalam penjajakan Garuda Indonesia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Pilihan Editor |— Selasa, 25 September 2018 WP | 9600x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6385x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 6025x views
Berita Papua |— Senin, 24 September 2018 WP | 4610x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe