Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Minim insenerator, sampah menumpuk di RSUD Wamena
  • Selasa, 14 Maret 2017 — 15:19
  • 1016x views

Minim insenerator, sampah menumpuk di RSUD Wamena

"Selama ini, sampah rumah tangga dan medis yang menjadi berat jika harus dibakar di insenerator apalagi kalau tidak ada penampungan sementara," ujarnya kepada wartawan di Wamena, Senin (13/3/2017).
Sampah menumpuk di RSUD Wamena - Jubi/Dok.
Islami Adisubrata
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Wamena, Jubi – Lingkungan sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, yang seharusnya bersih, saat ini memberikan pemandangan berbeda dengan adanya penumpukan sampah. Minimnya alat pembakar sampah medis dan sampah rumah tangga di rumah sakit (insenerator) disebut sebagai penyebabnya.

Direktur RSUD Wamena, dr. Feli Grecia Saureka, "Kendalanya kita punya insenerator cuma satu," katanya. "Selama ini, sampah rumah tangga dan medis yang menjadi berat jika harus dibakar di insenerator apalagi kalau tidak ada penampungan sementara," ujarnya kepada wartawan di Wamena, Senin (13/3/2017).

Dr. Grecia menjanjikan untuk segera mengatasi penumpukan sampah tersebut dengan bekerja sama bersama pihak-pihak terkait, seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jayawijaya.  Untuk saat ini, dokter Grecia mengaku telah menugaskan stafnya untuk memilah sampah medis dan non medis sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

"Saya juga sudah minta agar setiap ruangan sudah harus dipilah sampahnya seperti sampah medis dan non medis. Sehingga saat dibuang, limbah medis akan dihancurkan di insenerator, sedangkan sampah non medis akan diangkut oleh petugas kebersihan dari BLH," ucapnya.

Sementara itu, Pemerintah daerah menyatakan hal senada dalam upaya penanggulangan penumpukan sampah yang disebabkan minimnya alat pembakar sampah medis tersebut.

Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua berujar, “Saya juga akan memanggil kepala BLH agar membantu rumah sakit untuk melihat masalah ini, karena kalau kita lihat sampah hanya dengan dibakar begini tidak akan selesai sehingga kita upayakan untuk dibersihkan langsung,” ujar Banua. (*)

loading...

Sebelumnya

Rudy Hartono Ismail pimpin KKSS Jayawijaya

Selanjutnya

Mahasiswa Pegunungan Bintang tuntut dana pendidikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe