PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ibukota
  3. Para pemuka agama deklarasikan pemberantasan perbudaan modern
  • Selasa, 14 Maret 2017 — 16:48
  • 1379x views

Para pemuka agama deklarasikan pemberantasan perbudaan modern

Sebanyak 45,8 juta jiwa manusia di dunia hidup dalam perbudakan modern. Di Indonesia sendiri 736,100 ribu orang yang masih dalam jeratan perbudakan.
Ilustrasi (Jubi/Ghumi.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jakarta, Jubi- Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan secara langsung penandatanganan deklarasi pemberantasan perbudakan modern oleh para pemuka agama di Indonesia.

Penandatanganan deklarasi yang dilakukan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhyidin Junaidi, Ketua PB NU KH Marsyudi Syuhud, Ketua PP Muhammadiyah Suyatno, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia Mayjen (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Henriette Hutabarat Lebang, Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo mewakili Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Perwakilan Wali Budha Indonesia Banthe Victor Jaya Kusuma dan Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Uunk Sendana Unggaraja tersebut digelar di Gedung Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (14/3).

Dalam acara tersebut juga diluncurkan Global Freedom Network (GFN) di Indonesia, organisasi lintas agama yang berkomitmen untuk menghapus perbudakan modern melalui pelibatan para pemuka agama di seluruh dunia.

Acara tersebut juga diselenggarakan bersama oleh Universitas Paramadina dan organisasi hak asasi manusia di bidang penghapusan perbudakan modern, Walk Free Foundation (GFN).

Pimpinan GFN, Andrew Forrest menyampaikan harapannya bahwa aksi ini akan menginspirasi negara-negara lain terutama di kawasan pasifik dalam perlawanan terhadap perbudakan modern.

"Para pemuka agama memiliki dukungan dari masyarakat, apabila ini terus disampaikan," katanya.

Ketua MUI Muhyidin Junaidi mengatakan, agama Islam sejak diturunkan memiliki perjuangan membebaskan umat manusia dari perbudakan dengan segala bentuknya.

Dalam siaran pers acara tersebut disampaikan, laporan Indeks Perbudakan Global 2016, sebanyak 45,8 juta jiwa manusia di dunia hidup dalam perbudakan modern. Di Indonesia sendiri 736,100 ribu orang yang masih dalam jeratan perbudakan.(*)
 


 

#

Sebelumnya

Tempat hiburan, lembaga penyiaran diminta perdengarkan musik nasional seharian

Selanjutnya

Perlindungan perempuan korban kekerasan seksual di Indonesia masih minim

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua