PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Jawa
  3. Kerajinan warga Lapas Banyuwangi diekspor ke Korea-Jepang
  • Selasa, 14 Maret 2017 — 17:16
  • 514x views

Kerajinan warga Lapas Banyuwangi diekspor ke Korea-Jepang

Kegiatan ekspor ini yang pertama ke Korea Selatan. Semua barang itu kami kirim menggunakan satu kontainer. Sebelumnya sudah ekspor secara rutin satu bulan sekali ke Jepang
Warga binaan Lapas Banyuwangi tengah membuat kerajinan (Jubi/ Detik.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Banyuwangi, Jubi - Hasil kerajinan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi, Jawa Timur berupa peralatan makan, diekspor ke Korea Selatan dan Jepang dengan menggandeng salah satu perusahaan.

"Kami semua bangga. Terbukti, jika setiap orang diberikan kesempatan, mereka mampu menghasilkan karya yang tidak hanya bermanfaat, tapi juga bernilai ekonomis. Mereka ikut berkontribusi pada perekonomian daerah dan ikut mengangkat nama Banyuwangi di pasar internasional," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Selasa ( 14/3).

Pada kesempatan itu, Anas mengucapkan selamat kepada para warga binaan lapas atas karyanya. Dia berharap karya mereka terus berkelanjutan sehingga membawa manfaat yang lebih besar.

Dia mengatakan bekal kemampuan memproduksi kerajinan tersebut bisa digunakan jika mereka nantinya tidak lagi menjadi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan.

"Setelah selesai menjadi warga binaan, mereka bisa berusaha mandiri dan mengembangkan kemampuannya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banyuwangi Harimin mengatakan produk kerajinan warga binaan yang diekspor adalah berbagai peralatan makan khas Korea yang terbuat dari kayu, seperti piring, mangkuk, tempat nasi, dan baki.

Jumlah barang kerajinan itu mencapai 12.572 item. Pengiriman dilakukan sekitar sepekan lalu ke Korea Selatan.

"Kegiatan ekspor ini yang pertama ke Korea Selatan. Semua barang itu kami kirim menggunakan satu kontainer. Sebelumnya sudah ekspor secara rutin satu bulan sekali ke Jepang," kata Harimin.

Harimin menjelaskan, warga binaan di Banyuwangi dibekali dengan keterampilan kerajinan tangan melalui pihak ketiga. Melihat hasil warga binaan yang dinilai baik dan berkualitas, pihak ketiga tersebut memercayakan pengerjaan produk-produknya kepada warga Lapas.
Untuk mendorong kegiatan positif itu, di Lapas Banyuwangi juga digelar kursus Bahasa Inggris yang diikuti 148 warga binaan dan 37 petugas Lapas. (*)

 


 

#

Sebelumnya

Hanya Osvaldo Haay yang dipanggil Luis Milla

Selanjutnya

Harga cabai di Sorong masih tinggi, sekilo Rp160 ribu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua