Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. Gereja Alfa Omega pukau peserta sidang sinode GKI
  • Rabu, 15 Maret 2017 — 15:04
  • 2621x views

Gereja Alfa Omega pukau peserta sidang sinode GKI

Salah satu peserta sidang dari GKI Klasis Waropen, Martince Marini mengatakan, dirinya jauh-jauh dari Waropen bersama keluarga hanya untuk berfoto ria dengan latar belakang gereja tersebut.
Gereja Alfa Omega di Waisai, Raja Ampat, Papua Barat – Jubi/Niko MB
Niko MB
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Waisai, Jubi – Gereja Alfa Omega di Waisai, Raja Ampat, Papua Barat, yang berarsitektur menyerupai penyu belimbing membuat peserta sidang sinode ke-17 Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua terpukau.

Gedung gereja yang menjadi tempat pembukaan sidang ini disebut-sebut sebagai simbol dan representasi flora keindahan Raja Ampat.

Salah satu peserta sidang dari GKI Klasis Waropen, Martince Marini mengatakan, dirinya jauh-jauh dari Waropen bersama keluarga hanya untuk berfoto ria dengan latar belakang gereja tersebut.

“Saya kagum, belum pernah lihat seperti ini,” katanya kepada Jubi di Waisai, Raja Ampat, Selasa (14/3/2017).

Peserta sidang lainnya, Nelius Gombo—dari Kabupaten Jayawijaya, Papua pun mengungkapkan hal serupa.

“Di Jayawijaya ada gedung seperti honai, tapi saya heran-heran dengan bangunan gereja yang seperti penyu atau kura-kura persis. Ini unik,” kata Nelius.

Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Albert Yoku mengatakan, Gereja Alfa Omega merupakan ikon pelaksanaan sidang sinode ke-17 di Waisai.

Model bangun seperti penyu ini dinilainya sebagai bentuk penyertaan Tuhan yang tidak pernah memisahkan manusia dengan alam.

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati mengatakan pembangunan gereja ini menghabiskan dana sebsar Rp 16 miliar. Dana ini bersumber dari swadaya jemaat dan APBD Kabupaten Raja Ampat.

“Dalam rangka menunjang pelaksanaan sidang sinode di Waisai, sekaligus menggambarkan dan mempromosikan Raja Ampat sebagai wilayah pariwisata kelas dunia dengan berbagai macam flora dan fauna serta keindahan laut,” kata Faris Umlati. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Warga Kaimana ancam pindah ke Teluk Bintuni

Selanjutnya

Cuaca buruk, penerbangan di Bandara Sorong lancar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6252x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5831x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 4001x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe