Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. DPRD Merauke didesak batalkan studi banding
  • Rabu, 15 Maret 2017 — 16:27
  • 940x views

DPRD Merauke didesak batalkan studi banding

“Saya mau tanya DPRD Merauke, beberapa kali dilakukan studi banding, hasilnya apa yang bisa didapatkan untuk kepentingan dan kemajuan masyarakat? Kan tidak ada sama sekali,” ujar seorang tokoh masyarakat Marind, Harry Ndiken kepada Jubi Selasa (14/3/2017).
Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke yang beralamat di Jalan Brawijaya – Jubi/Frans L Kobun
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke didesak membatalkan rencana studi banding ke tiga provinsi yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan serta Lampung. Karena hanya menghambur-hamburkan uang rakyat.

“Saya mau tanya DPRD Merauke, beberapa kali dilakukan studi banding, hasilnya apa yang bisa didapatkan untuk kepentingan dan kemajuan masyarakat? Kan tidak ada sama sekali,” ujar seorang tokoh masyarakat Marind, Harry Ndiken kepada Jubi Selasa (14/3/2017).

Bagi Harry, studi banding anggota dewan, hanya sekedar jalan-jalan dan menghabiskan uang rakyat.  Olehnya, lebih baik uang yang ada, digunakan atau dimanfaatkan demi kepentingan masyarakat di kampung-kampung.

Apalagi, jelas  dia, sekarang ini  perekonomian di Kabupaten Merauke sedang lesu dan sangat terasa di kalangan masyarakat. Olehnya, dewan harus melihat kondisi sekarang dan membatalkan rencana studi banding tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Beny Latumahina mengatakan, rencana studi banding  telah disepakati  bersama badan musyawarah (Bamus). Sehingga tetap akan dilaksanakan sebagaimana biasa di tiga daerah itu.

“Kita telah mengagendakan dan studki banding berlangsung selama kurang lebih satu minggu oleh Komisi A, B dan C yang terbagi di Bandar Lampung, NTB serta Sulawesi Selatan,” katanya.  (*)
 

loading...

Sebelumnya

Pengisian 21 jabatan tak sesuai aturan, KASN keluarkan tiga rekomendasi

Selanjutnya

Rastra untuk masyarakat, tak bisa dibagi gratis

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 9690x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3389x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2124x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe