Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Domberai
  3. Tol laut di Kaimana belum digunakan semua distributor
  • Kamis, 16 Maret 2017 — 17:48
  • 1134x views

Tol laut di Kaimana belum digunakan semua distributor

“Antara Merauke dengan Makassar, Kaimana lebih dekat, tetapi harga barang di sana murah, dan ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk melihat hal ini dan akan menjadi perhatian kami ke depan,” ujarnya.
Aktivitas kapal barang di Pelabuhan Kaimana, Papua Barat – Jubi/Jacob Owen
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Kaimana, Jubi  - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Hamid Sirfefa mengatakan, pengunaan tol laut yang telah menyinggahi pelabuhan Kaimana sejak dua tahun lalu sampai sekarang, belum aktif digunakan semua distributor.

“Karena sebagian distributor masih menanyakan persyaratan dan mekanisme mengunakan jasa angkutan tol laut,” katanya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Meski begitu, ia menyadari keluhan masyarakat karena masih tingginya harga barang dibanding kabupaten lain dan menjadi perhatiannya ke depan.

“Antara Merauke dengan Makassar, Kaimana lebih dekat, tetapi harga barang di sana murah, dan ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk melihat hal ini dan akan menjadi perhatian kami ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, ada laporan disebabkan ada pungutan di luar tarif yang telah ditetapkan, sehingga berimbas.

“Artinya pedagang mana yang mau rugi, tentu semua mau untung, jadi memang kita harus duduk bersama kembali dan satukan pendapat untuk sama-sama melakukan pengawasan,” imbuhnya.

Sebagai anak asli Kaimana dari suku Kuri, Hamid Sirfefa berkomitmen, ke depan akan membenahi kembali semua program kerja Dinas Perindagkop yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, setelah ada surat keputusan jabatan kepala dinas definitif  dari kepala daerah.

”Sebelum SK keluar, rencananya saya benahi dulu dari dalam, kalau sudah baik di dalam, baru kita benahi yang di luar,” ujarnya.

Seorang staf EMKL Tanbers yang enggan menyebutkan namanya, menjelaskan bahwa harga kesepakatan tarif  yang telah ditetapkan dalam rapat bersama distributor, TKBM, dan EMKL untuk 1 kontener Rp2,8 Juta.

“Tetapi jujur saja ada pengupahan lain yang diberikan oleh distributor dan sudah tentu akan dinaikan pada harga barang,” katanya. (Jacob Owen)

loading...

Sebelumnya

Pemprov PB harapkan pelayanan kesehatan prima bagi masyarakat

Selanjutnya

Musrembangda, OPD Sorong harus prioritaskan tiga sektor  

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe