PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Kanwil Pajak Papua butuh peran bendahara capai target Rp13 triliun
  • Kamis, 16 Maret 2017 — 23:12
  • 395x views

Kanwil Pajak Papua butuh peran bendahara capai target Rp13 triliun

“Sudah tumbuh, tetapi belum maksimal dan masih di bawah 10 persen, saya yakin jika semua sudah definitif akan tumbuh secara signifikan,” ujarnya.
Tax Gathering - Jubi.
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Maluku Papua, Wansepta Nirwanda yakin sinergi atau peran dengan pihak terkait seperti bendahara pemeritahan akan mewujudkan target penerimaan pajak 2017 sebesar Rp13 triliun.

“Penerimaan pajak kita ini dari para bendahara pemerintahan, kalau bendahara di kabupaten dan kota bisa memenuhi dengan benar maka mudahan-mudahan target bisa tercapai,” ujar Nirwanda kepada wartawan di sela-sela acara Tax Gathering 2017 di salah satu hotel di Jayapura, Rabu (15/3/2017).

 
Wansepta juga mengungkapkan, adanya pilkada menyebabkan pimpinan beberapa kabupaten belum definitive, sehingga banyak pembangunan yang masih belum berjalan. Padahal kebanyakan penerimaan berasal dari pajak pembangunan pemerintah.  
 
“Sudah tumbuh, tetapi belum maksimal dan masih di bawah 10 persen, saya yakin jika semua sudah definitif akan tumbuh secara signifikan,” ujarnya.
 
Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Jayapura Bayu Setiawan mengatakan, ‘Tax Gathering 2017’ digelar agar sinergitas antara kantor pajak dengan pemda dapat ditingkatkan, sehingga penerimaan daerah lebih optimal.

"Kita ingin memberi tahu kepada aparat pemda, ada aturan-aturan yang dapat dimanfaatkan, kita lihat sebagian besar di pemda adalah dana transfer yang kalau kita urut ke atas tentunya pajak-pajak pusat yan dipungut oleh daerah juga," katanya.

Karena itu, Bayu menekankan pentingnya peningkatan kapasitas para bendahara di tiap instansi untuk memenuhi syarat dan mengerti aturan perpajakan.

"Kita ingin menyampaikan peranan bendahara di pemda sangat krusial dan dampaknya adalah transfer dana ke daerah akan semakin besar," ujarnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Jayapura Edi Susanto mengatakan, kewajiban pajak untuk dana desa maupun dana kampung perlu mendapat perhatian serius. Karena nilainya cukup besar dan potensi pajak juga cukup besar. Namun banyak kepala kampung yang pengetahuannya masih kurang.
 
“Untuk Kabupaten Jayapura ada langkah-langkah dari Pemkab Jayapura memampukan bendahara desa atau bendahara Kampung dan juga disiplin dalam menyetorkan pajaknya,” ujarnya. (*)

Sebelumnya

Deiyai diminta jadi sentral pengembangan kopi arabika

Selanjutnya

Raskin terlambat gara-gara belum sama persepsi Bulog dan Kesra

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua