PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Lembaga PKK diminta hidupkan kembali 10 program
  • Jumat, 17 Maret 2017 — 10:21
  • 785x views

Lembaga PKK diminta hidupkan kembali 10 program

Ia menyebutkan isi dari 10 program PP adalah, penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan ketrampilan, kesehatan, mengembangkan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.
Pengalungan kartu nama oleh kader PKK Yuliana Kambuaya kepada peserta orientasi dan pelatihan Tim Penggerak Ketua Kelompok-Kelompok (PTK3) - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Lembaga Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di daerah mulai menghidupkan lagi tujuan serta visi dan misi yang terkandung dalam 10 program pokok.

Wakil Ketua IV TP PKK Papua Moses Belau kepada wartawan, di Jayapura, Kamis (16/3/2017) mengakui, gerakan tim penggerak pembinaan kesejahteraan keluarga (TP PKK) secara nasional bahkan di Papua secara khusus, mengalami penurunan dibanding sebelumnya.

"Dalam Rakernas PKK beberapa waktu lalu telah diputuskan agar lembaga PKK di daerah mulai menghidupkan lagi tujuan serta visi dan misi yang terkandung dalam 10 program pokok," katanya saat orientasi dan pelatihan Tim Penggerak Ketua Kelompok-Kelompok (PTK3) PKK bagi tim penggerak PKK Provinsi Papua.

Ia menyebutkan isi dari 10 program PP adalah, penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan ketrampilan, kesehatan, mengembangkan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat.

Kesepuluh program ini, jelas dia, menjadi kebutuhan nyata masyarakat dan negara sampai dengan saat ini. Sebab diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menjaga keutuhan bangsa. Ia mencontohkan, pengamalan Pancasila yang kurang, adanya kerawanan sosial dari sabang sampai Merauke, lalu gerakan terorisme serta kurangnya gotong royong.

"Nah hal-hal seperti ini yang seolah-olah tidak ada lagi di keluarga dan masyarakat. Sehingga kami menilai penting untuk digalakkan kembali," ucapnya.

Di sisi lain, menghidupkan kembali Dasa wisma PKK yang berbicara tentang pendataan termasuk program kerja untuk kesejahteraan keluarga juga sangat penting.

"Apalagi kelompok dasa wisma merupakan salah satu institusi yang sangat potensial di masyarakat. Makanya TP PKK telah memasukan dasa wisma sebagai bagian dalam rencana kerja (Renstra) lima tahun kedepan," katanya.

Sementara itu, Yuliana Kambuaya, Kader PKK mengatakan kegiatan pelatihan bagi TPK3 sangat penting untuk meningkatkan kapasitas para ketua kelompok dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

"Diharapkan seusai pelatihan ini, para ketua kelompok dapat segera turun lapangan mendukung pelaksanaan 10 program dan dasa wisma PKK," kata Yuliana. (*)

Sebelumnya

BPPKLN optimis aktivitas ilegal di wilayah perbatasan berkurang

Selanjutnya

Holding Company harus bertanggung jawab soal PRP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua