Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Rumah dinas tak ada, guru tinggal di sekolah
  • Sabtu, 18 Maret 2017 — 04:28
  • 1233x views

Rumah dinas tak ada, guru tinggal di sekolah

“Memang ada dua unit bangunan rumah dinas. Hanya saja, sudah ditempati warga dan dalam kondisi rusak berat. Sehingga terpaksa para guru memanfaatkan beberapa ruangan kelas untuk tidur,” ujar Wilhelmus kepada Jubi Jumat (17/3/2017).
Salah satu bangunan sekolah di Distrik Waan, Kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Editor : Angela Flassy
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Kepala Sekolah (Kepsek) SD Wetau, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Wilhelmus Rahailyaan mengungkapkan, sejak beberapa tahun terakhir, para guru yang mengabdikan diri disana, terpaksa harus menggunakan beberapa ruangan kelas sebagai tempat tiinggal. Itu karena kondisi rumah dinas, sudah rusak berat.
 
“Memang ada dua unit bangunan rumah dinas. Hanya saja, sudah ditempati warga dan dalam kondisi rusak berat. Sehingga terpaksa para guru memanfaatkan beberapa ruangan kelas untuk tidur,” ujar Wilhelmus kepada Jubi Jumat (17/3/2017).
 
Saat ini, lanjut dia, ada lima guru. Dimana, empatnya adalah guru kontrak dan satu Aparatur Sipil Negara (ASN). “Saya sendiri ASN dan lainnya guru kontrak. Kami tidak bisa tinggal di rumah penduduk, sehingga terpaksa memanfaatkan dua ruangan kelas sebagai tempat tinggal,” katanya.
 
“Saya sudah bersurat ke Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Merauke, Felix Liem Gebze bahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta agar dibangun rumah dinas baru, namun belum ada jawaban sampai sekarang,” ungkapnya.
 
Ditambahkan, saat ini, hanya tersisa dua guru kontrak di tempat tugas. Sedangkan dua lain masih di Kota Merauke. “Dalam beberapa hari ke depan, kami akan sama sama ke tempat tugas melaksanakan proses belajar mengajar sebagaimana biasa,” tuturnya.
 
Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Soter Kamiawi mengatakan, salah satu persoalan mendasar yang terjadi di kampung-kampung di Distrik Waan adalah rumah dinas bagi para guru.

“Ini kendala serius yang terjadi. Sehingga ketika para guru akan ke tempat tugas, mereka masih berpikir tempat tinggal. Tentu tak mungkin tinggal di perumahan masyarakat,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sebagian dana BOS tahun 2016 masih ‘parkir’ di rekening sekolah  

Selanjutnya

Pemilik ulayat minta Pemda bayar lahan sekolah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe