Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Dinkes Papua canangkan gerakan Toki Pintu Tuberkolosis
  • Selasa, 21 Maret 2017 — 17:09
  • 724x views

Dinkes Papua canangkan gerakan Toki Pintu Tuberkolosis

“Pencanangan ini untuk menggerakan semua petugas kesehatan di Provinsi Papua lebih proaktif lagi untuk menemukan kasus-kasus TB diserta juga dengan penemuan penyakit HIV dan malaria, karena tiga penyakit itu berjalan secara simultan,” kata Giyai.  
Sekda Papua Herry Dosinaen memberikan penghargaan kepada NGO yang bekerja sama dengan Dinkes Papua untuk memberantas penyakit TB di Papua – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Dinas Kesehatan Provinsi Papua mencanangkan gerakan Toki Pintu Tuberkolosis (TB) bertepatan dengan hari TB sedunia 21 Maret 2017 di Balai Latihan Kesehatan, Padang Bulang, Kota Jayapura, Selasa (21/3/2017).
 
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg. Aloysius Giyai mengatakan, pencanangan gerakan Ketuk Pintu untuk pengendalian penyakit Tuberkolosis merupakan tema nasional, namun di Papua diubah menjadi Toki Pintu.
 
“Pencanangan ini untuk menggerakan semua petugas kesehatan di Provinsi Papua lebih proaktif lagi untuk menemukan kasus-kasus TB diserta juga dengan penemuan penyakit HIV dan malaria, karena tiga penyakit itu berjalan secara simultan,” kata Giyai.
 
Dikatakan, dengan adanya gerakan Toki Pintu pihaknya harus dor to dor (dari rumah ke rumah-red) untuk menemukan penderita dan wajib harus ditemukan menuju eliminasi karena Papua harus bebas dari TB pada 2020.
 
Giyai menambahkan, pola dan mekanisme pelayanan sekarang lebih fokus pada kesehatan keluarga dengan sistem mobile strategi. Petugas tidak lagi menunggu di Pustu dan Puskesmas, tetapi wajib berkeliling ke rumah-rumah untuk menemukan penderita atau ada tanda-tanda klinis terhadap ketiga penyakit.
 
“Papua sudah melampaui target nasional tentang standar Kementerian Kesehatan untuk pemberantasan TB, namun peringatan hari TB se-dunia tahun ini kami jadikan pemacu semangat,” katanya.
 
Sekertaris Daerah Papua Herry Dosinaen mengatakan, perjuangan Dinas Kesehatan belum selesai karena berbagai infrastruktur kesehatan dan instrumen lain masih harus dilengkapi dan dibenahi, termasuk SDM sehingga pelayanan kesehatan bisa berjalan dengan baik.
 
“Kondisi obyektif  Provinsi Papua yang 75 persen kabupaten berada di wilayah pegunungan mempunyai tantangan yang luar biasa dari aspek transportasi, sosial masyarakat, geografis, dan keamanan yang tentu berkolerasi erat dengan kearifan lokal masyarakat yang dalam aspek kesehatan membutuhkan perhatian serius,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Distrik Sentani alokasikan dana khusus berantas penyakit endemik

Selanjutnya

Jokowi akan resmikan Rumah Sobat Kusta di Kota Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe