PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Sekda: Kami berterima kasih kepada Solpap
  • Selasa, 21 Maret 2017 — 18:39
  • 682x views

Sekda: Kami berterima kasih kepada Solpap

Pertemuan itu dilakukan untuk menyatukan persepsi dari kelompok kerja (Pokja) Papua, Solpap, Pemprov dan DPR Papua, serta DPRD Kota Jayapura ihwal pengaturan pasar mama-mama agar tertata dengan baik. 
Mama-mama Papua ketika mendengarkan penjelasan dari Pokja Papua – Jubi/Dok.
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – “Kami berterima kasih kepada Solpap karena Solpap berniat baik untuk menyuarakan agar pasar mama-mama Papua ini dibangun. Namun untuk pengelolaannya diserahkan kepada kami.”

Hal ini dikatakan Sekda Kota Jayapura, R.D. Siahaya ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (21/3/2017). 

Ia mengatakan, Pemkot Jayapura akan menggelar pertemuan dengan Solpap (Solidaritas Pedagang Asli Papua), Pemprov Papua, DPRP dan DPRD Kota Jayapura. 

Pertemuan itu dilakukan untuk menyatukan persepsi dari kelompok kerja (Pokja) Papua, Solpap, Pemprov dan DPR Papua, serta DPRD Kota Jayapura ihwal pengaturan pasar mama-mama agar tertata dengan baik. 

“Beberapa kali pembahasan dengan DPRP, kami diundang, dan mereka mengatakan Solpap-lah yang menyuarakan aspirasi mama-mama Papua kepada pemerintah untuk membangun pasar sentral mama-mama Papua,” katanya. 

Ia mengaku sudah menanyakan kepada Pokja Papua terkait pengelolaan pasar mama-mama. Alhasil karena ini aset pemerintah, maka Pemkot Jayapura diberi kewenangan untuk mengelola pasar yang diperjuangkan Solpap 15 tahun silam ini. 

“Kami menghargai perjuangan Solpap yang sudah berusaha untuk memperjuangkan agar mama-mama Papua mendapatkan tempat yang representatif untuk melakukan penjualan. Tetapi dalam hal pengelolaan aset-aset daerah itu mesti dikelola oleh institusi negara,” katanya. 

Ia menyebutkan Pemkot Jayapura akan melihat situasi pasar. Setelah itu akan diatur strategi penyelesaian dari Pokja Papua dengan DAMRI. 

Sekretaris Solpap Meti Ronsumbre mengatakan, hendaknya mama-mama Papua jangan dipindahkan ke pasar baru sebelum dilakukan musyawarah. 

“Jadi, bagaimana masuk pasar baru, bagimana mau taruh jualan di lantai 1,2,3, itu mama-mama yang berhak atur. Pemerintah tidak boleh intervensi pemerintah, hanya mitra Solpap,” katanya. 

Ia bahkan menilai Pokja Papua mengambil alih pasar mama-mama tanpa koordinasi dengan pihaknya. 

“Kami sepakat kedepan kami tidak akan bertemu dengan pokja Papua lagi sampai mereka bertemu dengan Solpap untuk membicarakan proses selanjutnya. Bahkan sampai mama-mama pindah ke pasar baru. Pasar mama-mama ini harus didesain sesuai dengan pasar lokal. Tidak bisa disamakan dengan pasar modern. Untuk menyinkronkan pasar ini kami dari Solpap sudah punya konsep yang akan diatur,” katanya. (*)
 

Sebelumnya

KNPI Kota Jayapura sibuk urus politik, pemuda terlantar

Selanjutnya

Sambut hari air, aktivis tanam pohon di kawasan Cycloop

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua