Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Pasien HIV/AIDS banyak berobat ke Poliklinik St. Rafael Nabire
  • Rabu, 22 Maret 2017 — 18:16
  • 1502x views

Pasien HIV/AIDS banyak berobat ke Poliklinik St. Rafael Nabire

“OAP lebih banyak datang ke sini dan itu hampir tiap saat dengan berbagai keluhan, terutama usia produktif,” katanya kepada Jubi di ruang kerjanya, Selasa (21/3/2017).
Dokter Pingki Pancawardani (duduk berkaca mata) bersama stafnya di Poliklinik St. Rafael Nabire – Jubi/Abeth You.
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Nabire, Jubi – Penanggung jawab Poliklinik St. Rafael Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK) Bukit Meriam, Naire, dr. Pingki Pancawardani mengatakan, hampir tiap saat pasien yang berobat di poliklinik tersebut ialah Orang Asli Papua (OAP).

“OAP lebih banyak datang ke sini dan itu hampir tiap saat dengan berbagai keluhan, terutama usia produktif,” katanya kepada Jubi di ruang kerjanya, Selasa (21/3/2017).

Pasien yang datang, lanjutnya, kebanyakan pasien HIV/AIDS yang berusia remaja.

“Yang biasa datang itu anak-anak muda, ada siswa SMP dan tingkat SMA, tapi itu OAP,” ujarnya.

Dikatakan, kasus penularan penyakit HIV/AIDS di Papua, terutama Nabire, semakin mengkhawatirkan. Laju penularan HIV semakin tidak terkendali. Kondisi ini mulai mengancam keberlangsungan hidup suku asli di Papua.

“Memang Nabire ini tempat transit, dari tujuh kabupaten di kawasan pegunungan ini harus singgah di sini, besar kemungkinan ini juga persoalan,” katanya.

Kepala Labratorium Poliklinik, Fransiska Resti Astute mengatakan, sejak Januari hingga Februari 2017 tercatat 50 penderita HIV yang berobat ke polikliniknya. 

“Virus itu lebih banyak menyerang warga berusia 14-29 tahun, ya anak-anak sekolah,” ujarnya. 

Karena itu, tambahnya, wajar saja banyak kejadian pelajar SMP sudah melakukan seks pra menikah. Kalau usia seperti itu bisa tertular tidak menutup kemungkinan yang terinfeksi virus ini akan bertambah.

Ia mengaku, pria dewasa tak pernah datang melakukan tes darah, namun pihaknya mengajurkan agar diwajibkan datang untuk melakukan tes. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Sekda dan Kadis Pendidikan Nabire Pantau Pelaksanaan USBN

Selanjutnya

SMA Satria juga pernah menemukan siswa berijazah palsu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe