Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kisruh Pilkada di Papua, KPU RI surati MK
  • Rabu, 22 Maret 2017 — 18:37
  • 1528x views

Kisruh Pilkada di Papua, KPU RI surati MK

Komisioner KPU Papua, Tarwinto mengatakan, hasil pembahasan kisruh Pilkada sejumlah kabupaten di Papua oleh KPU RI menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya, KPU RI menyurati MK terkait sengketa di sejumlah daerah diantaranya, Tolikara, Puncak Jaya dan Intan Jaya.
Ilustrasi Demo Terkait Pilkada Puncak Jaya - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyurati Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kisruh Pilkada beberapa kabupaten di Papua.

Komisioner KPU Papua, Tarwinto mengatakan, hasil pembahasan kisruh Pilkada sejumlah kabupaten di Papua oleh KPU RI menghasilkan beberapa keputusan. Salah satunya, KPU RI menyurati MK terkait sengketa di sejumlah daerah diantaranya, Tolikara, Puncak Jaya dan Intan Jaya.

"Seperti di Intan Jaya. Kami sampaikan ke KPU RI dan KPU RI menyurat ke MK tentang belum selesainya persoalan di kabupaten itu," ujar Tarwinto via teleponnya, Rabu (22/3/2017).

Demikian juga yang terjadi di Tolikara. "Di Tolikara, 18 distrik sudah disahkan KPU. Tapi ada enam distrik yang tidak disahkan." katanya.

Menurutnya, KPU Papua menyatakan ada berbagai masalah dalam pelaksanaan Pilkada di Papua. 

KPU RI juga menyampaikan ke MK bahwa di Puncak Jaya ada masalah kehilangan logistik.  Walaupun akhirnya logistik itu kembali, namun ditolak Panwas Intan Jaya karena tidak bisa dipertanggungjawabkan isinya.

"Puncak Jaya sempat hilang dan kembali. Tapi dokumennya, dokumen abal-abal," katanya.

Untuk Pilkada Kabupaten Jayapura lanjut Tarwinto, dikembalikan kepada setempat. KPUD Kabupaten Jayapura sudah memutuskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 229 Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi menyatakan pada kisruh Pilkada Puncak Jaya, sebanyak 31.300 suara dari enam distrik tidak dimasukkan ketika pleno. 

"Enam distrik itu yakni Distrik Yamoneri, Yambi, Ilamburawi, Lumo, Molanikine, Dagai. Enam distrik ini seakan-akan tidak ada manusianya," kata Adam belum lama ini. (*) 

loading...

Sebelumnya

Pembangunan pabrik ubi jalar di Keerom direalisasikan tahun ini

Selanjutnya

Fraksi Golkar: LKPJ dan LPPD jangan terlambat lagi 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe