Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Selama 21 hari Operasi Matoa, 5.054 pelanggar tejaring 
  • Rabu, 22 Maret 2017 — 18:44
  • 963x views

Selama 21 hari Operasi Matoa, 5.054 pelanggar tejaring 

Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) A.M. Kamal mengatakan, jumlah ini meningkat 32 persen dibanding tahun sebelumnya dimana pelanggara yang terjaring hanya sebanyak 3.826.
Ilustrasi kendaraan yang terjaring Razia - Dok. Jubi 
Arjuna Pademme
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Operasi Simpatik Matoa 2017 yang digelar Polda Papua dan Polres jajaranya selama 21 hari (1-21 Maret 2017) berhasil menjaring 5.054 pelanggar.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) A.M. Kamal mengatakan, jumlah ini meningkat 32 persen dibanding tahun sebelumnya dimana pelanggara yang terjaring hanya sebanyak 3.826.

"Pada 2016 ada tilang. Tapi tahun ini tidak ada. Hanya teguran. Untuk kecelakaan lalu lintas, 2016 itu jumlah kejadian nol. Tahun ini tujuh kasus. Naik 100 persen. Korban meninggal selama Operasi Simpatik Matoa 21 hari, tujuh orang, luka berat dua orang, luka ringan empat orang dengan kerugian mencapai Rp16,5 juta," kata Kabid Humas Kamal, Rabu (22/3/2017).

Mayoritas pengendara yang terjaring Operasi Simpatik Matoa kata dia, pengguna roda dua yang tidak menggunakan pengaman kepala (helm). Hasil penyuluhan Polda Papua dan jajarannya tahun ini sebanyak 1.592 penyuluhan. Pada 2016 hanya 806. Jumlah ini meningkat 98 persen.

"Dari tahun ke tahun pengguna jalan meningkat. Ini karena aktivitas ruang yang terbatas dari tahun ke tahun. Makanya kami sosialisasi resikonya meninggal dunia atau cacat seumur hidup jika tidak mematuhi keselamatan berkendara. Kepolisian tetap menghimbau seluruh masyarakat untuk tertib lalu lintas," ujarnya. 

Polda Papua mengerahkan sedikitnya 352 personel dalam pelaksanaan Operasi Simpatik Matoa 2017.

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw mengatakan, ratusan personel polisi gabungan antar anggota polisi dari Polda Papua dan Polres di jajaran Polda Papua.

Operasi Simpatik Matoa 2017 bertujuan menyadarkan masyarakat pentingnya tertib berlalulintas.

"Kami harap kesadaran pengguna jalan bisa meningkat. Mematuhi peraturan lalu lintas. Melengkapi surat-surat kendaraannya dan kelengkapan kendaraan," katanya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Fraksi Golkar: LKPJ dan LPPD jangan terlambat lagi 

Selanjutnya

Dua kabupaten di Papua belum plenokan hasil Pilkada

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2799x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2583x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1493x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1283x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe