Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Distrik Sentani alokasikan anggaran khusus penanganan kesehatan
  • Kamis, 23 Maret 2017 — 13:56
  • 1115x views

Distrik Sentani alokasikan anggaran khusus penanganan kesehatan

“Ini tugas wajib negara, jadi struktur pemerintahan seperti distrik sudah harus melakukan intervensi terkait dokumen anggaran yang ada di kampung dan kelurahan untuk bagimana membiayai penanganan penyakit tuberkulosis (TB), HIV/AIDS dan penyakit lainnya,” kata Kepala Distrik Sentani, Alfons Sawita di Jayapura, Selasa (21/3/2017).
Ilustrasi pelayanan kesehatan - Jubi/Dok
ANTARA
Editor : Timoteus Marten
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Pemerintahan Distrik Sentani mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan kesehatan terutama penyakit TB, HIV/AIDS dan penyakit endemik lainnya.

“Ini tugas wajib negara, jadi struktur pemerintahan seperti distrik sudah harus melakukan intervensi terkait dokumen anggaran yang ada di kampung dan kelurahan untuk bagimana membiayai penanganan penyakit tuberkulosis (TB), HIV/AIDS dan penyakit lainnya,” kata Kepala Distrik Sentani, Alfons Sawita di Jayapura, Selasa (21/3/2017).

Menurut dia, gerakan penanganan TB ini sudah lama dilakukan semenjak ia menjabat Kepala Distrik Sentani.

"Sejak saya menjabat kepala distrik, tugas pertama yang saya lakukan adalah mengundang Dinas Kesehatan untuk menjelaskan peran distrik dalam hal penanganan kesehatan, dan kita langsung melakukan gerakan," ujarnya.

"Gerakan ini sudah lama dilakukan kerena langsung bersentuhan dengan masyarakat yang tidak bisa datang ke layanan kesehatan," ujarnya. 

Ia menjelaskan gerakan yang dimaksud yakni melakukan proteksi terhadap penggunaan anggaran.

"Kita sarankan kepada para kepala kampung dan kepala kelurahan untuk menyisihkan sebagian anggaran untuk kesehatan. Kalau tidak ada anggaran yang berkaitan dengan kesehatan maka saya tidak akan tanda tangan (persetujuan anggaran)," katanya.

Menurut dia, sebagian anggaran yang dialokasikan ke setiap kelurahan dan kampung harus ada program penanganan penyakit-penyakit endemik di masyarakat.

Selain itu, kepala kelurahan dan kepala kampung juga harus melakukan gerakan "toki pintu" yakni pelayanan TB dari rumah ke rumah.

Pemerintahan distrik juga harus membentuk forum multi-stakholder (MSF) di tingkat distrik untuk melakukan pendekatan terhadap penanganan TB di tingkat bawah.

"Jadi kita siapkan anggarannya dari distrik, untuk membiayai mereka untuk terus melakukan penanganan TB," ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan kesehatan di level distrik itu sudah dilakukan sejak 2006. (*)

loading...

Sebelumnya

Dinas kerja sama berbagai pihak kurangi kekerasan ibu dan anak

Selanjutnya

Pengguna air PDAM Sentani 2.729 orang   

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe