TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Butuh Polwan, Polres Yahukimo sediakan dua rumah
  • Kamis, 23 Maret 2017 — 18:43
  • 1181x views

Butuh Polwan, Polres Yahukimo sediakan dua rumah

Kebutuhan Polwan dirasakannya cukup penting mengingat kasus yang paling sering  ditangani Polres itu adalah perselingkuhan.
Suasana di Aula Polres Yahukimo pada Rabu (15/3/2017). Kapolres AKBP Anthon B. Maring dan Waka Polres Kompol Yohan Itlay, STH serta Kasat Intel IPDA Dominikus Diaz, saat memfasilitasi penyelesaian masalah masyarakat. – Jubi/Yuliana Lantipo
Piter Lokon
[email protected]
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Yahukimo, Jubi – Polres Yahukimo menyediakan dua rumah di area Markas Polres (Mapolres), Dekai untuk ditempati dua Polisi Wanita (Polwan) jika akhirnya Polda Papua menempatkan anggota Polwan ke  Polres tersebut.

“Kami sudah laporkan ke Polda. Tapi belum ada. Semoga tahun ini bisa terwujud. Yang jelas rumah sudah kami sediakan,” kata Kepala Polres Yahukimo AKBP, Anthon B. Maring saat ditemui Jubi di kantornya, Kamis (23/3/2017).

Kebutuhan Polwan dirasakannya cukup penting mengingat kasus yang paling sering  ditangani Polres itu adalah perselingkuhan.

“Selama ini anggota kami mampu menyelesaikan kasus dengan baik. Tapi jika ada Polwan pasti lebih baik lagi. Terutama untuk menggali permasalahan dari pihak perempuan,” jelasnya.

Meski sering, semua kasus perselingkuhan yang jelas-jelas dapat dipidana secara hukum positif, tetapi semua kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

“Pelaku dan korban selalu meminta agar tidak diproses. Jadi kami fasilitasi. Aula kami di belakang besar. Mereka bisa bicara sampai sepakat. Yang penting kedua belah pihak mendapatkan rasa keadilan to!” jelas Anthon.

Selama delapan bulan lebih menjadi Kapolres, Anthon mengaku setiap penyelesaian secara kekeluargaan, laki-laki selalu menjadi aktor utama. Perempuan meski menjadi korban, hanya sedikit mendapatkan porsi saat penyelesaian.

“Kalau ada Polwan, mereka dapat menggali lebih banyak dari pihak perempuan baik sebagai korban atau pelaku. Dengan begitu, penyelesaian lebih dapat memenuhi rasa keadilan untuk perempuan,” katanya.

Senada dengan Kapolres, Kepala Satuan Intelejen (Kasat Intel) Polres Yahukimo, IPDA Dominikus Diaz menjelaskan di wilayah baru seperti kabupaten Yahukimo yang baru berusia 15 tahun, adat istiadat masih kental dipegang masyarakat.

“Polisi juga harus menghormati budaya setempat. Jika masyarakat ingin menyelesaikan secara adat, kami fasilitasi,” katanya.(*)

loading...

Sebelumnya

USBN Yahukimo, soal ujian Agama dan Geografi tidak dilengkapi pertanyaan

Selanjutnya

Pemkab Yalimo akan batasi tukang ojek dan pedagang non OAP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat