Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Direktorat Pembinaan SMA pantau USBN di Jayapura
  • Jumat, 24 Maret 2017 — 07:04
  • 1062x views

Direktorat Pembinaan SMA pantau USBN di Jayapura

“Pelaksanaan dan pendampingan USBN ini dilakukan mulai dari penyelenggaraan, persiapan, hingga proses penilaian,” katanya kepada Jubi di SMAN 4 Jayapura, Kamis (23/3/2017).
Siswa sedang mengikuti USBN di SMAN 4 Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Direktorat Pembinaan SMA (PSMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan turun langsung melakukan pemantauan dan pendampingan di SMA Negeri 4 Jayapura.

Tim Pengembang Direktorat Pembina SMA, I Wayan Widana mengatakan, pemantauan dan pembinaan bertujuan mendapatkan gambaran potret untuh pelaksanaan USBN di seluruh Indonesia termasuk Papua.
 
“Pelaksanaan dan pendampingan USBN ini dilakukan mulai dari penyelenggaraan, persiapan, hingga proses penilaian,” katanya kepada Jubi di SMAN 4 Jayapura, Kamis (23/3/2017).
 
Selama pendampingan, kata Widana, ia meminta informasi dari berbagai komponen seperti pengawas, orang tua siswa, guru, dan siswa. Sebab untuk memajukan pendidikan mesti melibatkan banyak komponen.
 
“Informasi ini akan menjadi masukan sangat berharga bagi pemerintah agar ke depan kebijakan-kebijakan yang akan dirumuskan pemerintah betul-betul mengakar, istilahnya akar rumput atau sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
 
Selain itu, katanya, timnya juga memberikan penguatan terhadap hal-hal yang masih perlu ditingkatkan mutunya. Misalnya, kompetensi guru di bidang penyusunan butir-butir soal, bagaimana pembobotan, dan lainnya. Sehingga bahan-bahan yang digunakan sebagai ujian atau instrumen penilain benar-benar bisa pertanggung jawabkan kepada masyarakat.
 
“Artinya dari segi mutu, kami tidak ingin instrumen itu dibuat asal-asalan dan harus dibuat sesuai dengan aturan, karakteristiknya itu betul sehingga pengukuran itu sesuai dan menggambarkan kemampuan siswa yang sebenarnya, jadi jangan sampai ada siswa yang tidak bisa menjawab soal akibat butir soal atau instrumennya yang tidak jelas,” katanya.
 
Wakil Kepala SMAN 4 Jayapura Bidang Kurikulum Subiyanto mengatakan, penyusunan soal-soal USBN sudah sesuai dengan intrumen yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Soal-soal USBN ini kan 20 persen dari pusat dan 80 persen disusun di tingkat provinsi, kami yakin anak didik bisa menyelesaikan ujian dengan baik,” ujarnya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

ISPA dan malaria penyakit dominan di RSUD Yowari

Selanjutnya

Sekolah tak terjangkau internet USBN berbasis kertas dan pensil

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat