Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Cabut subsidi, PLN Jayapura cek data 17.749 pelanggan 900 VA  
  • Jumat, 24 Maret 2017 — 07:12
  • 987x views

Cabut subsidi, PLN Jayapura cek data 17.749 pelanggan 900 VA  

Manajer Cabang PT PLN Jayapura John Yarangga mengatakan, telah menerima data dari pemerintah bahwa pengguna daya 900 VA berjumlah 17.749 di Kota Jayapura. Data terpadu tersebut sesuai kriteria per wilayah/distribusi PLN hingga 30 Desember 2016.
Seorang petugas PLN sedang memeriksa gardu listrik -Jubi/ Roy Ratumakin.
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – PT PLN Jayapura akan melakukan pengecekan terhadap 17.749 pelanggan 900 VA terkait pencabutan subsidi rumah tangga kategori ini.

Manajer Cabang PT PLN Jayapura John Yarangga mengatakan, telah menerima data dari pemerintah bahwa pengguna daya 900 VA berjumlah 17.749 di Kota Jayapura. Data terpadu tersebut sesuai kriteria per wilayah/distribusi PLN hingga 30 Desember 2016.
 
“‎Kami akan telusuri, jika pelanggan 900 VA ada yang ternyata ditemukan memenuhi kriteria warga mampu maka akan diesekusi secara langsung dengan pencabutan subsidi, nanti pelanggannya dipisahkan menjadi rumah tangga mampu dan rumah tangga miskin,” ‎katanya‎ kepada Jubi, Kamis (23/3/2017).
 
Ia menyebutkan, pihaknya hanya mencocokkan data, sesuai by name by address (sesuai nama dan alamat), memeriksa NIK (Nomor Induk Kependudukan) sama atau tidak.
 
“Dan melihat kriteria apakah mereka masuk dalam kategori yang diberikan ketentuannya masuk di subsidi atau tidak," jelas John.
Menurutnya, PLN telah berproses untuk menemukan 900 VA. Hal ini sesuai dengan instruksi dari Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang meminta adanya pemisahan subsidi listrik.
 
“Mulai 1 Januari 2017 terdapat penambahan satu golongan tarif baru, yaitu rumah tangga mampu dengan daya 900 VA, golongan tarif ini dulu merupakan golongan tarif R-1/900 VA, dan kami dibatasi waktu hingga Oktober 2017,” ujarnya.
 
Komarudin, warga Kota Jayapura menyetujui adanya pencabutan subsidi 900VA bagi penduduk yang mampu.
 
“Berikanlah hak-hak bagi yang tak mampu, subsidi itu milik rakyat tak mampu jangan dipakai untuk orang yang seharusnya tak masuk subsidi lagi,” lanjutnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Diisukan dijual bebas, Bulog imbau masyarakat beli gula ke RPK

Selanjutnya

Penjual sayur, tanam sendiri dan kasih bonus pembeli  

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe