Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Sekolah tak terjangkau internet USBN berbasis kertas dan pensil
  • Jumat, 24 Maret 2017 — 13:03
  • 815x views

Sekolah tak terjangkau internet USBN berbasis kertas dan pensil

“Jadi bagi sekolah-sekolah terpencil dan tidak dapat mengakses jaringan internet dengan baik, maka sekolah tersebut bisa melaksanakan ujian nasional namun berbasis kertas dan pensil,” katanya.  
Siswa sedang mengikuti USBN berbasis kertas dan pensil di SMA PGRI Kota Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.  
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hanya diperuntukkan bagi sekolah-sekolah yang memiliki fasilitas komputer dan terjangkau jaringan internet yang memadai. Sekolah yang belum memiliki fasilitas tersebut melakukan Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).
 
Demikian dikatakan Tim Pengembang Direktorat Pembina SMA (PSMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan I Wayan Widana saat melakukan kunjungan ke SMAN 4 Jayapura kepada Jubi, Kamis (23/3/2017).
 
“Jadi bagi sekolah-sekolah terpencil dan tidak dapat mengakses jaringan internet dengan baik, maka sekolah tersebut bisa melaksanakan ujian nasional namun berbasis kertas dan pensil,” katanya.
 
Sekolah-sekolah yang ingin menerapkan UNBK, jelasnya, dapat dilakukan sekolah dengan beberapa ketentuan. Di antaranya  sekolah harus memiliki komputer minimal 20 unit dan server.
 
“Tapi bagi sekolah yang tidak memiliki komputer dan ingin melaksanakan ujian dengan sistem UNBK, bisa dilakukan dengan menumpang ke sekolah yang memiliki komputer, syarat sekolah yang ditumpangi memiliki radius 5 km dari sekolahnya,” ujarnya.
 
I Wayan Widana menambahkan, pada awalnya pemerintah menetapkan semua sekolah jenjang SMP/MTs dan SMA/MA, SMK sederajat harus melakukan ujian nasional melalui Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
 
“Tentu aturan ini membuat banyak sekolah kewalahan, terutama bagi mereka yang belum siap UNBK, sebab sekolah-sekolah tersebut harus mengikuti UN di sekolah pelaksana UNBK,” katanya.
 
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura I Wayan Mudiyasa mengaku untuk jenjang pendidikan SMA dan SMK di Kota Jayapura sudah siap melaksanakan UNBK 100 persen. (*)

loading...

Sebelumnya

Direktorat Pembinaan SMA pantau USBN di Jayapura

Selanjutnya

RSUD Yowari berharap bisa segera bangun bank darah  

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe