Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Penyaluran dana kampung 2017 akan dihentikan sementara
  • Jumat, 24 Maret 2017 — 13:13
  • 1958x views

Penyaluran dana kampung 2017 akan dihentikan sementara

Kata Bupati, selain laporan pertanggungjawaban dana kampung, sebagian kepala kampung juga belum menyampaikan laporan penggunaan dana tahun 2015-2016 sebesar Rp800 juta hingga Rp2 miliar.
Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo dalam satu kesempatan meresmikan kantor kampung-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Yuliana Lantipo
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akan menghentikan sementara penyaluran dana kampung di seluruh wilayahnya. Penghentian karena banyak pengelola dana tingkat kampung yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaannya pada tahun sebelumnya.

“Memang anggaran untuk 2017 sudah ada, tetapi kita belum bisa bagikan ke kampung-kampung karena harus menunggu laporan pertanggungjawaban penggunaan dana tahun sebelumnya," kata Bupati Jayawijaya, Jhon Wempi Wetipo di Wamena, Kamis (24/3/2017).

Kata Bupati, selain laporan pertanggungjawaban dana kampung, sebagian kepala kampung juga belum menyampaikan laporan penggunaan dana tahun 2015-2016 sebesar Rp800 juta hingga Rp2 miliar.

"Dari sisi transfer dana sudah sesuai, tetapi dari sisi penggunaan dananya itu yang belum sesuai karena ada sebagian kampung yang mengkalaim bahwa itu dana kepala kampung," ujarnya.

Bupati menginstruksikan OPD terkait untuk gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan kepala kampung tentang dana-dana yang diberikan pemerintah pusat dan daerah ke setiap kampung.

"Kalau kepala kampung salah dalam penggunaan dana, saya akan pecat dan bahkan bisa saja sampai ke proses hukum,” tegasnya.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Pieter Reba mengatakan pihaknya telah banyak memeriksa sejumlah laporan terkait dugaan penyalahgunaan dana kampung di Jayawijaya sejak 2015-2016.

“Sejauh ini kami juga sudah memeriksa sejumlah kepala kampung, namun ada beberapa yang diserahkan ke pemerintah daerah untuk diselesaikan, namun kami juga akan minta pertanggungjawaban pemerintah untuk melihat sejauh mana dana itu disesuaikan dengan perencanaan kampung,” tegas Kapolres.

“Yang pasti, setelah Pilkada tahun ini Polres Jayawijaya akan melanjutkan proses pemeriksaan tentang dugaan penyalahgunaan dana kampung di Jayawijaya dengan memanggil satu per satu kepala kampung,” tambah Kapolres. (*)

loading...

Sebelumnya

Dana BOS masuk rekening pribadi, Bupati Jayawijaya minta penegak hukum turun tangan

Selanjutnya

Pemkab Intan Jaya siapkan Rp10 miliar dana perdamaian

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat