TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. RSUD Yowari berharap bisa segera bangun bank darah  
  • Jumat, 24 Maret 2017 — 18:04
  • 845x views

RSUD Yowari berharap bisa segera bangun bank darah  

“Rumah sakit idealnya harus memiliki bank darah untuk mempermudah pelayanan, namun kami belum memilikinya,” katanya kepada Jubi di ruang kerjanya, Kamis (23/3/2017)  
RSUD Yowari – Jubi/ Yance Wenda.
Yance Wenda
[email protected]
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Kabupaten Jayapura Mickhael Demetowu berharap rumah sakitnya bisa segera membangun bank daerah karena kebutuhan mendesak sebuah rumah sakit.

“Rumah sakit idealnya harus memiliki bank darah untuk mempermudah pelayanan, namun kami belum memilikinya,” katanya kepada Jubi di ruang kerjanya, Kamis (23/3/2017)
 
Saat ini, katanya, pihaknya mengambil darah dari PMI Kabupaten Jayapura, kemudian menyimpan di RSUD untuk digunakan sewaktu-waktu jika ada pasien yang membutuhkan.
 
Untuk mendapatkan darah, pasien yang memiliki Kartu Papua Sehat (KPS) tidak dipungut biaya. Sedangkan yang lain mesti membayar untuk biaya pengelolaan darah Rp300 ribu.
 
“Jika kami kekurangan darah biasanya juga minta bantuan ke Yonif dan Polri untuk menyumbangkan darahnya, tapi tetap dicek pendorong bebas dari hepatitis dan HIV,” katanya.
 
Demetowu berencana ke depan akan membangun bank darah. Namun karena menyangkut biaya yang besar ia mengembalikan kebijakan kepada Pemkab Jayapura.
 
“Harus ada lemari pendingin, listrik yang cukup untuk alat penyimpanan dan selalu hidup, tidak seperti sekarang listrik sering padam, kalau padam nanti stok darah bisa rusak dan tidak berfungsi lagi,” katanya.
 
Menurutnya ruangan cukup 4 X 6 meter, tempat meletakkan lemari pendingin, ruang untuk transfuse darah yang nyaman bagi petugas dan keluarg pasien, dan ruangan tersebut berada antara UGD, ruang operaso, dan lainnya yang membutuhkan darah cepat.
 
“Semuanya tergantung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
 
Ia menjelaskan dalam tiga bulan berjalan 2017 ini ada golongan darah yang sulit didapatkan, yaitu A, B, dan AB.Untuk ketiga golongan darah di rumah sakit manapun sulit mendapatkannya.
 
Seorang keluarga pasien, Lepinus Wanimbo mengatakan,  jika cari golongan darah A susah sampai dia meng-update status Facebook.
 
“Kalau ada yang punya darah A bisa bantu saudara kami yang kekurangan darah, puji Tuhan ada keluarga yang mau menyumbangkannya,” ucap. (*)

loading...

Sebelumnya

Sekolah tak terjangkau internet USBN berbasis kertas dan pensil

Selanjutnya

Kepsek SMA Satria: sesungguhnya sekolah swasta seperti kami yang terhebat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat