PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Seni & Budaya
  3. DAP : Jaga tradisi, butuh kurikulum lokal
  • Minggu, 26 Maret 2017 — 08:06
  • 2118x views

DAP : Jaga tradisi, butuh kurikulum lokal

"Kami minta Pemda mengaktifkan pendidikan adat yang dulunya sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Balim seperti pesta Mawi, pesta Inisiasi anak laki-laki serta lagu adat Papua dimasukkan sebagai satu kurikulum lokal," kata Dominikus.
Rapat Pleno Dewan Adat Lapago di Wamena, Sabtu (25/3/2017) - Dok. DAP Lapago
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Wamena, Jubi - Dewan Adat Wilayah Balim (La Pago) Provinsi Papua meminta Pemerintah Daerah (Pemda) setempat mengaktifkan pendidikan adat mulai dari bahasa daerah, seni ukir, menyulam hingga menganyam noken dalam kurikulum lokal di semua tingkatan pendidikan.

Sekretaris Dewan Adat Wilayah Balim Dominikus Surabut di Wamena, Sabtu (25/3/2017), mengatakan dari hasil pleno dewan adat wilayah Balim terlahir beberapa poin pembangunan masyarakat adat salah satunya pada bidang pendidikan.

"Kami minta Pemda mengaktifkan pendidikan adat yang dulunya sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Balim seperti pesta Mawi, pesta Inisiasi anak laki-laki serta lagu adat Papua dimasukkan sebagai satu kurikulum lokal," kata Dominikus.

Menurut dia, kesepakatan bersama masyarakat adat itu akan disampaikan kepada pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat.

"Mungkin minggu depan saya tawarkan ini untuk dimasukkan dalam kurikulum," katanya.

Ia menjelaskan poin ini merupakan kesepakatan bersama masyarakat adat dari Suku Yali, Hubula dan Lani dalam pleno Dewan Adat Wilayah Balim yang dilaksanakan tanggal 21-23 Maret 2017 dan menghadirkan sekitar 150 anggota.

"Rapat Pleno Adat itu dilaksanakan di Gedung Sosial Katolik (Soskat) Wamena," katanya.

Persoalan lain yang akan disampaikan kepada pemerintah untuk menjadi perhatian, menurut dia, terkait dengan tingginya angka putus sekolah di wilayah itu. (*)

Sebelumnya

Dulu terpuruk, kini jadi pengusaha sukses

Selanjutnya

Solidaritas Kendeng, mahasiswa asal Papua ikut cor kaki

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua