PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Inilah tanggapan BP Tangguh soal dana abadi
  • Selasa, 28 Maret 2017 — 17:03
  • 1051x views

Inilah tanggapan BP Tangguh soal dana abadi

Disebutkan, tiga marga tersebut merupakan pemilik tanah adat, yang tahun 1999 melepaskan sebagian tanah adatnya kepada Pertamina- ARCO (Kini BP Indonesia) untuk dipergunakan sebagai lokasi kilang LNG Tangguh beserta daerah penyangganya.
LNG Tangguh di Teluk Bintuni – Jubi/lngworldnews.com
Niko MB
ness@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sorong, Jubi – BP Indonesia secara resmi menanggapi kisruh aliran dana abadi LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat yang dilaporkan Dewan Adat Suku (DAS) Sumuri, Tadeus Fossa dan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Sumuri Sodefa.
 
Vice President Communications and External Affairs BP Indonesia, Desy Unidjaja per selulernya kepada Jubi di Sorong, Senin (27/3/2017) menyampaikan terima kasih kepada marga Soway, Simuna dan Wayuri.

Disebutkan, tiga marga tersebut merupakan pemilik tanah adat, yang tahun 1999 melepaskan sebagian tanah adatnya kepada Pertamina- ARCO (Kini BP Indonesia) untuk dipergunakan sebagai lokasi kilang LNG Tangguh beserta daerah penyangganya.
 
“Pelepasan atas tanah adat tersebut dilakukan dengan memberikan kompensasi berupa pembayaran uang tunai kepada ketiga marga tersebut,” katanya.
 
Disamping kompensasi berupa pembayaran uang tunai, sebagai bentuk penghargaan terhadap ketiga marga tersebut, BP juga memberikan kompensasi berupa dana abadi. Dari hasil pengembangannya diharapkan dapat menjadi sumber dana kepada ketiga marga untuk membantu menunjang kesejahteraan mereka.
 
Pengelolaan dana abadi dan pengembangannya dilakukan melalui Yayasan Dimaga.
 
Yayasan tersebut melakukan koordinasi serta perencanaan bersama tiga marga tersebut dalam penggunaan hasil pengembangan dana itu.
 
“Selain dari hal tersebut di atas, melalui program-program sosial yang lain, BP dengan proyek Tangguh  LNG terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di daerah operasi kami. Hingga kini, kami telah menginvestasikan lebih dari 30 juta dollar Amerika dalam berbagai program sosial,” katanya.
 
Sekretaris LSM Barapen, Rahman Kabes meminta BP Tangguh agar tak seenaknya memberikan pernyataan sikap ihwal dana abadi tanpa menghadirkan masyarakat adat sebagai pemilik ulayat.
 
Ia bahkan menuding BP Tangguh terkesan memiliki niat buruk untuk mengelabui masyarakat adat yang seharusnya menjadi tuan di negerinya sendiri. (*)

Sebelumnya

DPA Kaimana belum dibagikan

Selanjutnya

Kapal Express Bahari 88 jual tiket palsu 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua