PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Penguatan Pendidikan Karakter sudah jalan di Kota Jayapura
  • Rabu, 29 Maret 2017 — 18:20
  • 627x views

Penguatan Pendidikan Karakter sudah jalan di Kota Jayapura

“Selama ini sudah berjalan, salah satunya pelaksanaan USBN yang tidak ditemukan adanya kebocoran, ini menandakan para kepala sekolah dan tenaga pendidik sudah teruji integritasnya,” katanya kepada Jubi, Rabu (29/3/2017).
Salah satu model pembelajaran di luar kelas yang diterapkan SMAN 4 Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Jayapura I Wayan Mudiyasa mengatakan, Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sudah jalan di Kota Jayapura,meski baru diterapkan 30 persen.
 
Mudiyasa menjelaskan, program untuk pendidikan PAUD hingga SMA-SMK tersebut diluncurkan tahun lalu. Model PPK tidak mengharuskan siswa terus-menerus belajar di kelas. Namun mendorong mereka menumbuhkembangkan karakter positif melalui berbagai kegiatan ko-kurikuler dan ekstrakurikuler dengan pembinaan guru.
 
“Selama ini sudah berjalan, salah satunya pelaksanaan USBN yang tidak ditemukan adanya kebocoran, ini menandakan para kepala sekolah dan tenaga pendidik sudah teruji integritasnya,” katanya kepada Jubi, Rabu (29/3/2017).

Di Kota Jayapura, lanjut Mudiyasa, memang belum sepenuhnya sekolah menerapkan PPK. Namun ia berharap ke depan semua sekolah menerapkan. Sebab implementasi PPK akan menjadi motor utama kebijakan pemerintah di bidang pendidikan dan kebudayaan.
 
“Penguatan tersebut terdiri dari lima nilai utama karakter, religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas pada tiga kegiatan inti yaitu intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler,” ujarnya.

Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, peran kepala sekolah sangat penting dalam keberhasilan program PPK.
 
“Kepala sekolah berperan menyusun program kegiatan dalam implementasi PPK dan mendorong guru untuk menjadi inspirator dan pendidik,” katanya.

Dikatakan, kepala sekolah harus mendorong agar guru tidak sekedar ceramah di kelas tetapi juga menjadi inspirator dan pendidik. Berbagai aktivitas di luar kelas akan membuat pendidikan karakter di sekolah terasa menyenangkan. (*)

Sebelumnya

Yasumat  dan mahasiswa Yahukimo diskusi bahas antisipasi HIV/AIDS 

Selanjutnya

Patelki gelar workshop penanganan malaria

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua