PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Penkes
  3. Patelki gelar workshop penanganan malaria
  • Rabu, 29 Maret 2017 — 18:26
  • 673x views

Patelki gelar workshop penanganan malaria

Pengurus DPC Patelki Kota Jayapura, dr. Pieter Saiya mengatakan, workshop bertujuan meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan kesehatan, khususnya para ATLM kepada masyarakat.
Workshop Patelki di Jayapura, Rabu  (29/3/2017) –Jubi/ Hengky Yeimo.
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (Patelki) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Jayapura menggelar workshop proses pre analitik, analitik, dan pasca analitik yang benar dalam pemeriksaan mikroskopik malaria bagi 39 Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) di Laboratorium Kesehatan, Sekolah Menengah Kesehatan (Smakes) Jayapura, Rabu (29/3/2017).

Pengurus DPC Patelki Kota Jayapura, dr. Pieter Saiya mengatakan, workshop bertujuan meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan kesehatan, khususnya para ATLM kepada masyarakat.

“Khususnya dalam persiapan, proses, dan hasil penanganan pemerikasaan penyakit malaria yang baik dan benar," katanya.

Ia berharap workshop yang diikuti peserta dari beberapa laboratorium swasta dan mahasiswa tersebut mampu meningkatkan pengendalian peningkatan kasus malaria di Kota Jayapura secara khusus. Sedangkan secara nasional para ATLM dapat mendukung pemerintah mewujudkan Papua sebagai wilayah eliminasi malaria.
 
Pieter mengatakan, minimnya fasilitas dan kurangnya pemahaman yang baik dan benar para ATLM berpotensi menimbulkan terjadinya error rate atau ketidaktepatan dan ketidaksesuaian hasil pemeriksaan mikroskopik malaria di laboratorium.
 
“Para ATLM dalam tahapan analisa pemeriksaan perlu memahami apa yang disebut proses analitik secara baik,” ujarnya.
 
Berdasarkan hasil cross check, lanjut Pieter, kasus error rate di Kota Jayapura pada 2016 tampak masih cukup tinggi. Itu terjadi karena beberapa faktor, di antaranya keterbatasan sarana alat mikroskop reagen yang digunakan.
 
"Juga prosedur yang dikerjakan dan keterampilan tenaga ATLM, maka diharapkan para ATLM ini selanjutnya dapat menjadi lebih tangkas dalam melakukan penanganan pengendalian terhadap penyakit malaria di Kota Jayapura, di samping mendukung program pemerintah," katanya.
 
Seorang peserta, Beeri mengatakan, dengan ditingkatkannya pemahaman pelayanan analitik para ATLM, nanti dapat menunjang mewujudkan program pemerintah untuk menjadikan Papua sebagai wilayah eliminasi malaria 2030. (*)

Sebelumnya

Penguatan Pendidikan Karakter sudah jalan di Kota Jayapura

Selanjutnya

Dalam 7 tahun, 64 orang Koroway meninggal akibat tidak ada pelayanan kesehatan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua