Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. KNPI Kota Jayapura diminta konsisten
  • Kamis, 30 Maret 2017 — 13:25
  • 667x views

KNPI Kota Jayapura diminta konsisten

“Kalau tidak mampu silakan berikan kepada OKP untuk menjalankan muscab. KNPI Provinsi Papua juga kami meminta untuk mendesak karteker agar segera melakukan muscab karena sudah lama vakum,” katanya kepada Jubi di Jayapura, Rabu (29/3/2017).
Sejumlah OKP ketika menggelar jumpa pers di Abepura, Kota Jayapura, Rabu (29/3/2017) – Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Efrem Jayapura, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Pemuda Katolik meminta agar karteker DPD KNPI Kota Jayapura konsisten dan segera melaksanakan musyawarah daerah (musda) sesuai dengan jadwal dan tahapan.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Jayapura, Danilel Ndiwaen Mahuse mengatakan, pihaknya bakal kecewa jika KNPI Kota Jayapura tak mampu menjalankan musyawarah cabang (muscab).

“Kalau tidak mampu silakan berikan kepada OKP untuk menjalankan muscab. KNPI Provinsi Papua juga kami meminta untuk mendesak karteker agar segera melakukan muscab karena sudah lama vakum,” katanya kepada Jubi di Jayapura, Rabu (29/3/2017).

Ketua GMKI Papua, Zeblom juga menuturkan hal yang sama. Ia mengatakan musda kota terlalu lama dan membuat pemuda jenuh terhadap kondisi yang terjadi.

“Saya berharap proses ini bisa dijalankan untuk mengkonsolidasi pemuda untuk melakukan musda ini,” katanya.
Ia mengatakan DPD KNPI juga harus melakukan konsolidasi ke KNPI tingkat distrik dan OKP lainnya guna memperlancar muscab KNPI Kota Jayapura.

Ketua PMKRI St. Efrem Jayapura, Simon Petrus Bame mengatakan, SK karteker itu lebih dari dua bulan. Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Ketua HMI Jayapura Sabda Nawarisah mengaku kecewa kondisi vakum ini. ia menilai sebelum pelantikan wali kota harus dilakukan musyawarah kota Jayapura.

“Kalau musyawarah dilakukan setelah pelantikan kami menilai KNPI Kota Jayapura tidak mampu merangkul pemuda di kota, bahkan Provinsi Papua,” kata Sabda.

Ia mengatakan, Cipayung, termasuk KNPI distrik siap mengkonsolodiasi dan mengambil alih musda kalau tidak ada kejelasan.

“Intinya semua tahapan harus diperjelas, sebab kami inginkan agar organisasi knpi menjadi wadah yang bisa merangkul semua pemuda yang ada di kota Jayapura untuk melaksanakan kegiatan dan membangkitkan semangat pemuda,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

April, Dinsos targetkan launching 19 unit e-warung

Selanjutnya

DPRP sesalkan pemalangan pasar mama-mama

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe