Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Bali & Nusa Tenggara
  3. Polisi berhasil gagalkan pengiriman 13 calon TKI ilegal
  • Kamis, 30 Maret 2017 — 16:51
  • 1348x views

Polisi berhasil gagalkan pengiriman 13 calon TKI ilegal

Mereka tidak bisa menunjukkan dokumen lainnya kepada petugas, seperti misalnya surat keterangan dari pemerintah desa, kecamatan dan Kabupaten sendiri tidak ada.
Ilustrasi (Jubi/Sunday24.com)
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 

Kupang, Jubi - Aparat Kepolisian dari Polres Kupang berhasil menggagalkan pengiriman 13 calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal asal tiga Kabupaten di NTT di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

"Mereka ditangkap di sebuah rumah yang sengaja dibangun khusus untuk menampung para TKI ilegal tersebut," kata Kabid Humas Polda NTT Jules Abraham Abast.

Hal ini disampaikannya di sela-sela kunjungan Kapolda NTT Brigjen Pol Agung Sabar Santoso di Polres Kupang Kota, Kamis pagi ( 30/3).

Ia mengungkapkan, para calon TKI itu diketahui ilegal, setelah dilakukan penelusuran yang berujung pada ditemukannya dokumen-dokumen yang tidak resmi sebagai calon tenaga kerja Indonesia.

Jules menjelaskan dari laporan yang diterima dari pihak Polres Kupang, diketahui sejumlah calon TKI itu hanya membawa sejumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu Keluarga.

Mereka tidak bisa menunjukkan dokumen lainnya kepada petugas, seperti misalnya surat keterangan dari pemerintah desa, kecamatan dan Kabupaten sendiri tidak ada.

"Dari 13 orang tersebut, ada dua orang ibu yang diketahui membawa anak yang usianya masih di bawah tiga tahun," ungkapnya.

Ia menambahkan saat ini sejumlah calon TKI ilegal itu, sudah diamankan di Markas Polres Kupang, untuk diminta keterangan lebih lanjut.

Sementara para perekrutnya sendiri saat dilakukan pengerebekan sedang tidak berada di tempat, sehingga sampai saat ini masih dilakukan pengecekan.

Masalah perekrutan TKI ilegal memang hingga saat ini masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat di daerah itu, namun hingga kini proses pemberantasannya belum berujung selesai. (*)
 


 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Satgas Kuta tangkap dua warga saat nyepi

Selanjutnya

BBPOM Bali temukan jajanan berbahaya untuk ritual keagamaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua