PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Komnas HAM Perwakilan Papua akan cek kondisi 3 terdakwa
  • Jumat, 31 Maret 2017 — 18:34
  • 1158x views

Komnas HAM Perwakilan Papua akan cek kondisi 3 terdakwa

“Kami besok ke Nabire, mau lihat dari dekat atas kondisi fisik atau kesehatan yang dialami oleh mereka bertiga di Rutan Polres Nabire,” ujar Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey ketika dikonfirmasi Jubi, Jumat, (31/3/2017).
Terdakwa Demianus Magay Yogi ketika dibawah ke kantor PN Nabire - Jubi/Abeth You
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua dipastikan akan terbang ke Nabire guna melihat dari dekat kondisi tiga terdakwa Jemmy Magay Yogi, Demianus Magay Yogi dan Aloysius Kayame yang ditahan di rumah tahanan (Rutan) Kepolisian Resort (Polres) Nabire.

Ketiganya ditangkap dengan sangkaan (tuduhan) pengancaman, pemerasan, kepemilikan senjata api dan makar. Tuduhan tersebut berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada tanggal 31 Januari 2015 di Kampung Wotai, Distrik Yatamo, Paniai.

“Kami besok ke Nabire, mau lihat dari dekat atas kondisi fisik atau kesehatan yang dialami oleh mereka bertiga di Rutan Polres Nabire,” ujar Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey ketika dikonfirmasi Jubi, Jumat, (31/3/2017).

Frits mengaku telah mendengar ketiganya dalam kondisi kesehatan yang memprihatinkan. “Benar kami dengar mereka tiga diborgol terus. Nanti setelah kami lihat dari dekat, selanjutnya kami sampaikan lagi,” kata Ramandey.

Sementara Ketua Dewan Adat Daerah (DAD) Paniai, John NR. Gobay menyatakan, bahwa sesuai dengan Perkap Perkapolri nomor 8 tahun 2009 jelas menyebutkan bersikap empati dalam menangani korban dengan memperhatikan kondisi korban yang sedang mengalami trauma emosional.

“Dalam Perkap Perkapolri ditulisakn bahwa harus menunjukkan ketulusan dan kesungguhan untuk memberi pelayanan kepada korban. Tidak melakukan tindakan negatif yang dapat memperburuk situasi,” ujar Gobay.

Gobay meminta Kapolda Papua dan Kapolres Nabire menghormati hak asasi mereka sebagai manusia. “Kami minta dengan hormat kepada pak Kapolres Nabire buka akses pengacara dan keluarga agar bisa menjenguk mereka,” pungkasnya. (*)

Sebelumnya

Tak jelas, Pemprov Papua didesak rampungkan tahapan MRP

Selanjutnya

Kedatangan pelapor khusus PBB tak jawab persoalan kesehatan di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua