Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Meepago
  3. Pelayanan publik di Dogiyai macet
  • Sabtu, 01 April 2017 — 12:43
  • 2327x views

Pelayanan publik di Dogiyai macet

Pihaknya yang menangani perdagangan dan perindustrian justru diam di tempat. Padahal, tahun sebelumnya program-program langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Masyarakat adat Kabupaten Dogiyai – Jubi/IST
Abeth You
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Paniai, Jubi – Hingga triwulan pertama tahun ini tak ada pelayanan publik dan pembinaan masyarakat di Kabupaten Dogiyai.

Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Dogiyai, Andrias Gobay mengatakan, penyelenggaraan pemerintahan berakhir per 31 Maret 2017. Namun di kabupaten itu belum melakukan apa-apa.
 
Pihaknya yang menangani perdagangan dan perindustrian justru diam di tempat. Padahal, tahun sebelumnya program-program langsung bersentuhan langsung dengan masyarakat.
 
“Kami belum bisa buat apa-apa berhubung pelantikan dan pengukuhan, serta pembagian DPA tahun anggaran 2017 dikacaukan oleh okum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang memaksa kehendaknya,” katanya kepada Jubi di Paniai, Jumat (31/3/2017).
 
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kondisi tersebut. “Saya memohon dimaafkan. Kami berharap pihak kepolisian membantu plt. bupati agar roda pemerintahan berjalan lancar dan normal kembali,” katanya.
 
Ia juga mengharapkan kepada gubernur dan wakil gubernur ikut memantau hal tersebut agar proses pelayanan pemerintahan dan pembinaan kemasyarakatan berjalan normal.
 
Terpisah, Kepala Distrik Tigi Barat, Deiyai, Fransiskus Bobii mengaku, roda pemerintahan di kabupaten ini memang macet. Kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) tidak berada di tempat tugas untuk melayani masyarakat Deiyai.
 
“Para kepala OPD mengakui 17 OPD tidak  berjalan karena DPA belum diserahkan kepada para kepala OPD,” ujarnya. 
 
Sementara, Bupati Deiyai, Dance Takimai mengakui keterlambatan tersebut lantaran menanti seleksi ASN enam OPD. “Kami masih menunggu seleksi enam OPD,” kata Dance. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Intan Jaya siapkan Rp10 miliar dana perdamaian

Selanjutnya

Pemkab Jayawijaya siapkan lahan pembangunan RS di Muliama

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe