close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Gereja Katolik Guam kembali dituntut secara hukum
  • Minggu, 02 April 2017 — 10:27
  • 1326x views

Gereja Katolik Guam kembali dituntut secara hukum

Gereja Guam kembali dituntut secara hukum. Kali ini oleh dua orang pria dewasa yang mengaku mengalami pelecehan seksual oleh beberapa orang pastor terhadap anak altar pada tahun 1960-an. Dengan demikian, jumlah tuntutan hukum terhadap Gereja Guam dengan kasus pelecehan seksual kini jumlahnya sudah mencapai 39 kasus.
Dulce Nombre de Maria Cathedral Basilica di Guam/ 123RF Stock Photo via RNZI
RNZI
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Guam, Jubi – Gereja Guam kembali dituntut secara hukum. Kali ini oleh dua orang pria dewasa yang mengaku mengalami pelecehan seksual oleh beberapa orang pastor terhadap anak altar pada tahun 1960-an. Dengan demikian, jumlah tuntutan hukum terhadap Gereja Guam dengan kasus pelecehan seksual kini jumlahnya sudah mencapai 39 kasus.

Mayoritas tuntutan hukum itu ditujukan kepada uskup di pulau itu, Anthony Apuron dan pastor Louis Brouillard. Dilansir dari RNZI yang mengutip Pacific Daily News, dua kasus terakhir ini ditujukan kepada Brouillard. Sebelumnya, Brouillard telah mengakui bahwa ia melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak laki dalam sebuah perjalanan kepramukaan di Guam pada awal tahun 1960-an.

Salah satu korban menuntut gereja memberikan ganti rugi sebesar 10 juta dolar AS. Ia merasa bahwa kerugian materil dan imateril yang dideritanya akibat pelecehan seksual itu telah menyiksa sepanjang hidupnya. Sehingga ia merasa pantas menuntut gereja dengan ganti rugi sebesar itu.  

Karena jumlah korban yang menuntut gereja terus bertambah, akhir tahun lalu, pemerintah Guam mencabut statuta yang membatasi tuntutan hukum terhadap gereja Katolik Guam dari kasus-kasus hukum terkait pelecehan seksual di masa lalu. **

 

loading...

Sebelumnya

Papua Nugini giat membangun budaya kopi

Selanjutnya

Kaledonia Baru perang terhadap demam berdarah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4947x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4326x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4034x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2524x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2476x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe