Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Minyak kayu putih produksi OAP diminati pembeli
  • Senin, 03 April 2017 — 07:26
  • 1928x views

Minyak kayu putih produksi OAP diminati pembeli

“Kami merasa sangat terbantu dengan menjual minyak kayu putih. Karena setiap hari, pasti ada yang membeli ketika berkunjung di daerah perbatasan,” tuturnya.
Minyak kayu putih dari berbagai ukuran dalam botol yang dijual di Sota – Jubi/ Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Minyak kayu putih produksi orang asli Papua (OAP) di Sota diminati berbagai kalangan. Karena khasiatnya tidak diragukan lagi. Setiap hari, bisa laku 5-7 botol. Minyak tersebut yang dijual di perbatasan RI-PNG.

Seorang penjual di Sota,  Vika Wanda kepada Jubi Sabtu (1/4/2017) menuturkan, minyak kayu putih ini, diproduksi di Sota oleh beberapa warga Papua. “Saya biasa membeli langsung di tempat penyulingan untuk dijual kembali,” katanya.

Biasanya, jelas dia, sekali beli antara 2-3 liter dengan harga Rp150 ribu. Selanjutnya, disuling dalam beberapa botol untuk dijual kembali dengan harga Rp50 ribu-Rp100 ribu.

“Kami merasa sangat terbantu dengan menjual minyak kayu putih. Karena setiap hari, pasti ada yang membeli ketika berkunjung di daerah perbatasan,” tuturnya.

Bagi orang yang sudah membeli dan menggunakan, jelas dia, pasti akan kembali membeli lagi.  Karena khasiatnya tidak diragukan. “Ya, kami bisa hidup dari minyak kayu putih untuk membeli kebutuhan terutama makan setiap hari,” katanya.

Kapolsek Sota, Iptu Ma’aruf mengatakan beberapa warga asli Papua menjual noken maupun minyak kayu putih. Pendapatan mereka tak menentu, namun kalau datang banyak tamu, pemasukan sangat menggembirakan.

“Saya sudah mengatur dan menyiapkan tempat jualan bagi masyarakat di luar. Dulunya bisa masuk ke dalam, namun telah ada larangan, termasuk kendaraan roda dua maupun empat. Tidak diperkenankan masuk sampai daerah perbatasan,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Anyam noken, bulu kasuari dan kulit kayu dipesan dari PNG

Selanjutnya

Siswa SMA yang dibakar hidup-hidup di Merauke meninggal dunia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe