Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Persiwa jangan sampai “tahan kelas” lagi
  • Senin, 03 April 2017 — 07:38
  • 1160x views

Persiwa jangan sampai “tahan kelas” lagi

"Kita berharap pemerintah daerah dalam hal ini pak bupati untuk memanggil pemilik klub, untuk sama-sama mencari solusi terkait hal ini. Kita tahu bahwa Persiwa ini dikelola salah satu PT (PT Persiwa Wamena-red), sehingga harus ada koordinasi yang baik untuk menyurat secara resmi kepada Ketua Umum PSSI, pak Edy Rahmayadi," kata pengamat sepak bola Nico Dimo kepada wartawan di Jayapura,  Minggu (2/4/2017).
Pemain Persiwa saat berlatih – Jubi/Anyong
Simon Daisio
Editor : Jean Bisay

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Nasib klub Persiwa Wamena yang telat mendaftarkan pemain atau tidak mengembalikan formulir keikutsertaan sampai tenggat waktu yang ditetapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) pada 29 Maret lalu mendapat tanggapan beragam.

Liga 2 yang bakal kick off pada 19 April 2017, dalam pembagian grup yang sudah ditetapkan PT Liga Indonesia Baru, Persiwa tergabung di Grup 8 dimainkan memakai format home tournament, bertempat di Jayapura.

"Kita berharap pemerintah daerah dalam hal ini pak bupati untuk memanggil pemilik klub, untuk sama-sama mencari solusi terkait hal ini. Kita tahu bahwa Persiwa ini dikelola salah satu PT (PT Persiwa Wamena-red), sehingga harus ada koordinasi yang baik untuk menyurat secara resmi kepada Ketua Umum PSSI, pak Edy Rahmayadi," kata pengamat sepak bola Nico Dimo kepada wartawan di Jayapura,  Minggu (2/4/2017).

Nico Dimo menilai Persiwa sempat menjadi salah satu tim yang disegani di pentas Liga Indonesia. Sempat turun divisi, kemudian tidak ikut satu kompetisi. Sehingga besar harapan kami agar tim ini bisa ikut berkompetisi di Liga 2 musim ini.

Nico Dimo menyebutkan peluang untuk tetap berkompetisi di Liga 2 masih terbuka lebar bagi Persiwa Wamena, mengingat PSSI hingga kini masih mencari format yang tepat untuk penyelenggaraan Liga 2.

"Oleh sebab itu saya pikir pak bupati bersama manajemen perlu berkoordinasi secepatnya, untuk menyelesaikan persoalan ini," bebernya.

Sebelumnya, CEO PT LIB, Tigorshalom Boby menuturkan hingga tenggat waktu pengembalian formulir pendaftaran, tim Persiwa wamena tidak menyerahkan formulir keikutsertaan.

"Kami kembalikan keputusannya kepada PSSI. Tapi memang benar Persiwa tidak mengambalikan formulir keikutsertaan hingga tenggat pendaftaran Liga 2,"katanya.

PT LIB menyerahkan nasib Persiwa Wamena kepada PSSI, bagaimana sebaiknya posisi Persiwa terkait keikutsertaan di Ligue  2. PT LIB sebagai operator kompetisi hanya ingin fokus mempersiapkan hal teknis terkait kompetisi. (*)

loading...

Sebelumnya

Persipura andalkan pemain muda tanpa Marquee Player

Selanjutnya

STMIK Agamua Wamena diduga gunakan pemain luar di JWW Cup

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe