Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Olipa Gobay: Terima kasih Komnas HAM Perwakilan Papua
  • Senin, 03 April 2017 — 18:48
  • 416x views

Olipa Gobay: Terima kasih Komnas HAM Perwakilan Papua

"Kami berterimakasih banyak kepada Komnas HAM Perwakilan Papua yang telah melihat dari dekat atas kondisi kesehatan dan perlakukan yang dialami oleh ketiga anakku," kata mama Olipa Gobay, ibunda kandung Jemmy Magay Yogi ketika ditemui Jubi rumahnya Paniai,  Minggu, (2/4/2017).
Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey ketika mengunjungi tiga terdakwa di Rutan Polres Nabire sambil memberikan tiga buah tikar - Doc. Komnas HAM Perwakilan Papua
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Paniai, Jubi - Orangtua Jemmy Magay Yogi berterimakasih kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua yang telah mendatangi Polres Nabire, tempat ketiga terdakwa ditahan.

"Kami berterimakasih banyak kepada Komnas HAM Perwakilan Papua yang telah melihat dari dekat atas kondisi kesehatan dan perlakukan yang dialami oleh ketiga anakku," kata mama Olipa Gobay, ibunda kandung Jemmy Magay Yogi ketika ditemui Jubi rumahnya Paniai,  Minggu, (2/4/2017).

Mama Gobay berharap, kedatangan pihak Komnas HAM bisa mengubah sikap Kepolisian Resort (Polres) Nabire dalam memberikan ruang kebebasan kepada keluarga agak dikunjungi leluasa.  

"Selama ini kami dibatasi untuk kunjungi ketiga anak ini. Tapi, dengan kedatangan ini Kapolres Nabire dan jajaran bisa mengubah jadwal sebelumnya supaya kami juga mudah jenguk. Mungkin seminggu dua atau tiga kali," harapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Daerah (DAD) Paniai, John NR. Gobay mengatakan dari keadaan seperti ini dirinya tegaskan maling uang negara dan teroris diperlakukan baik karena negara ini  menghargai HAM.

"Dalam sel itu dalam kurungan, bukan di alam bebas sehingga petugas harus takut mereka lari, mereka dalam kurungan jadi jangan mereka terus diborgol lagi," tegasnya.

Dikatakan, sangat bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan instrumen HAM. Apalagi mereka tidak alas tidur, seperti tikar. "Mereka ini bukan binatang buas, mereka juga bukan penjahat perang sehingga harus dibuat begitu, mereka harus diperlakukan manusiawi seperti manusia yang lain," tegasnya berharap.

Terpisah, Ketua Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey mengatakan pihaknya tetap menghormati sikap Polisi dalam memberikan pertimbangan keamanan. "Tetapi kami berharap Polisi bertindak tidak melampaui prinsip-prinsip HAM dan jangan sampai kemudian dia  dikebiri hak-haknya," jelas Frits. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Hari ini SHDRP demo ke Kantor Gubernur Papua

Selanjutnya

Komnas HAM Papua kunjungi Jemmy Magay dkk

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua