PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. 16 SMK di Papua laksanakan Ujian Nasional non komputer  
  • Senin, 03 April 2017 — 19:18
  • 535x views

16 SMK di Papua laksanakan Ujian Nasional non komputer  

“Di Papua ada 128 SMK dan dari pantauan kami, ada sekitar 16 sekolah yang menggunakan sistem paper bassed tes atau ujian nasional berbasis kertas dan pensil seperti di SMKN 1 Dogiyai dan SMK YPPGI Yeheskiel Dogiyai,” katanya ketika dikontak Jubi Senin (3/4/2017).
Suasana pelaksanaan UNBK di SMKN 2 Jayapura - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Papua Yulianus Kuwayo mengatakan, sebanyak 16 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Papua, baik negeri maupun swasta, masih melakukan Ujian Nasional (UN) tanpa komputer atau masih UN berbasis kertas dan pensil.
 
“Di Papua ada 128 SMK dan dari pantauan kami, ada sekitar 16 sekolah yang menggunakan sistem paper bassed tes atau ujian nasional berbasis kertas dan pensil seperti di SMKN 1 Dogiyai dan SMK YPPGI Yeheskiel Dogiyai,” katanya ketika dikontak Jubi Senin (3/4/2017).
 
Peserta UN yang berlangsung mulai Senin (3/4/2017) di Papua diikuti 7.554 siswa. Sebanyak 4.860 siswa mengikuti sistem komputer dan 2.694 siswa mengikuti sistem kertas dan pensil.
.
Ia menyebut sedang berada di Dogiyai untuk memantau pelaksanaan UN dan menurutnya berjalan lancar dan aman. Di dua SMK yang berada di Dogoyai jumlah peserta ujian 62 siswa.
 
“Saya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan panitia dan pihak sekolah yang walaupun menggunakan sistem kertas dan pensil pelaksanaan ujiannya berjalan lancar dan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan,” ujarnya.
 
Yulianus Kuwayo menambahkan, ke depan pihaknya akan mendorong agar seluruh SMA maupun SMK yang ada di Papua sudah bisa melaksanakan ujian dengan menggunakan komputer atau UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), khususnya di beberapa kabupaten pemekaran.
 
“Kekurangannya hanya satu, wilayah tersebut banyak yang belum dialiri listrik, kalau sudah ada listrik pastinya kami akan berusaha agar jaringan internet juga bisa masuk di wilayah-wilayah tersebut, itu rencana ke depannya,” katanya.
 
Kepala Bidang SMA dan SMK Kota Jayapura Nurhadi mengatakan, di Kota Jayapura 15 SMK ujian menggunakan sistem komputer. Tiga di antaranya menumpang di sekolah lain. Ketiga sekolah adalah SMK Paulus, SMK YPK, dan SMKN 10. (*)

Sebelumnya

Bertemu korban KLB Mbua, apa yang dibicarakan pelapor khusus PBB?

Selanjutnya

71 mahasiswa Poltekes Jayapura PKL di Kampung Harapan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua