Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Siswa SMA yang dibakar hidup-hidup di Merauke meninggal dunia
  • Selasa, 04 April 2017 — 06:31
  • 1519x views

Siswa SMA yang dibakar hidup-hidup di Merauke meninggal dunia

Demikian disampaikan Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Taufiq Irpan Awaluddin kepada sejumlah wartawan Senin (3/4/2017). Dijelaskan, setelah korban disiram dengan bensin, langsung dibakar menggunakan korek api. Sehingga hampir semua bagian tubuhnya ikut terbakar. Kasus itu terjadi pada Sabtu, 25 Maret 2017 pukul 20.00 WIT di Mopah Lama.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, tempat korban Luis Hendrik Sumagal menjalani perawatan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Merauke, Jubi - Luis Hendrik Sumagal (19) tahun, siswa SMA Terintegrasi Wasur yang disiram bensin dan dibakar oleh pelaku JN, akhirnya meninggal dunia kemarin, Minggu (2/4/2017). Luis meninggal setelah seminggu menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke.

Demikian disampaikan Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Taufiq Irpan Awaluddin kepada sejumlah wartawan Senin (3/4/2017). Dijelaskan, setelah korban disiram dengan bensin, langsung dibakar menggunakan korek api. Sehingga hampir semua bagian tubuhnya ikut terbakar. Kasus itu terjadi pada Sabtu, 25 Maret 2017 pukul 20.00 WIT di Mopah Lama.

Penyebab hingga korban dibakar, demikian Kapolres, masih terus didalami. Namun berdasarkan informasi yang didapatkan berkaitan dengan kasus pencurian motor. “Ada dua orang dan satunya masuk daftar pencarian orang (DPO),” tegasnya.

Pelaku yang membakar korban, kata Kapolres, sudah ditahan dan akan menjalankan hukuman, karena perbuatan yang dilakukan tergolong sangat sadis. Karena menyiram orang dengan bensin masih hidup dan membakar.

“Kita akan melakukan psikotest terhadap pelaku, karena bersangkutan orang dewasa dan dalam keadaan sehat walafiat,” tuturnya dan menambahkan akibat perbuatan itu, pelaku dijerat pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kasubag Humas Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Soeryadi menambahkan, proses hukum tetap jalan dan sejumlah saksi sedang dimintai keterangan.

“Ya, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, karena telah membakar orang hidup-hidup, apalagi korban juga masih dibangku sekolah,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Minyak kayu putih produksi OAP diminati pembeli

Selanjutnya

Potensi laut Merauke menjanjikan, nelayan perlu dukungan fasilitas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe