PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Polhukam
  3. SHDRP Minta Pemprov bantu bebaskan Yosep Paragaye
  • Selasa, 04 April 2017 — 13:51
  • 610x views

SHDRP Minta Pemprov bantu bebaskan Yosep Paragaye

"Baru pertama kali dalam sejarah, orang Papua ditangkap, ditahan dan dituduh sebagai pedagang manusia. Kami tidak pernah mencari makan dan pekerjaan di sana namun mereka yang datang ke Papua untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang layak namum mereka menuduh saudara kami melakukan human trafficking,” kata koordinator aksi, Benny Hisage.
Massa aksi SHDRP dan keluarga saat ditemui Sekda Provinsi Papua Hery Dosinaen,Senin (3/4/2017) - Agus Pabika Demo Kantor Gubernur
Agus Pabika
pabikaa169@gmail.com
Editor : Angela Flassy

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Pemerintah provinsi Papua diminta turun tangan untuk membebaskan Yosep Paragaye yang dituduh melakukan perdagangan manusia (Human Trafficking) oleh pihak Polda NTT. Untuk itu, Solidaritas Hukum HAM dan Demokrasi Rakyat Sipil Papua (SHDRP) menggelar aksi demo damai di depan kantor Gubernur Papua Senin (3/4/2017).

"Baru pertama kali dalam sejarah, orang Papua ditangkap, ditahan dan dituduh sebagai pedagang manusia. Kami tidak pernah mencari makan dan pekerjaan di sana, namun mereka yang datang ke Papua untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang layak namum mereka menuduh saudara kami melakukan human trafficking,” kata koordinator aksi, Benny Hisage.

Benny mendesak Gubernur Papua, DPRP, MRP berunding dengan NTT untuk bebaskan saudara mereka."Kami mahasiswa, masyarakat dan keluarga korban mendesak kepada pemprov Papua dan Papua Barat untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan yang menimpah saudara kami Yosep Paragaye." katanya.

Sementara itu Sekda Provinsi Papua Hery Dosinaen, saat menemui masa aksi dan keluarga korban mengaku baru mendengar adanya kasus itu.

"Adik-adik hari datang baru saya tahu. Seharusnya masalah ini di sampaikan kepada kami lebih awal agar cepat di selesaikan dan untuk menyelesaikan masalah kecil ini. Tidak perlu demo seperti ini. Datang kepada kami di honai ini agar kita pecahkan (selesaikan) masalah ini," kata Sekda.

Sekda lalu meminta tim SHDRP dan keluarga korban menulis kronologis lengkap terkait kasus yang menimpa Yosep Parageye, dengan tembusan DPRP, MRP dan Gubernur Papua.

"Supaya kita bicara dan tindak lanjut. Bapak siap ada di depan bersama adik-adik mahasiswa," katanya.

Perwakilan keluarga dan mahasiswa lalu diterima Sekda Papua di ruangannya. Setelah itu massa aksi membubarkan diri. (*)

Sebelumnya

Purom Wenda minta Rambo Wenda dibebaskan

Selanjutnya

Legislator akan minta masyarakat palang jalan trans Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua