PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Lapago
  3. Empat SMK di Jayawijaya laksanakan UNBK 
  • Selasa, 04 April 2017 — 13:54
  • 451x views

Empat SMK di Jayawijaya laksanakan UNBK 

“Total yang ikut ujian nasional dengan mode UNBK dan UNKB di Jayawijaya sebanyak 631 orang. Tahun ini yang melaksanakan UNBK hanya empat SMK, sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA belum bisa dilakukan karena masalah fasilitas,” kata Bambang kepada wartawan di kerjanya, Senin (3/4/2017). 
Siswa siswi SMK Yapis Wamena ketika melaksanakan UNBK-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Wamena, Jubi – Empat dari lima sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Jayawijaya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yaitu SMK Yapis, SMK Ninabua, SMK Yasores, SMK Yapesli. Sedangkan SMK Negeri Wamena tahun ini belum bisa melaksanakan UNBK, dikarenakan belum adanya pemenuhan jaringan internet di sekolah tersebut.  

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayawijaya, Bambang Budiandoyo menjelaskan, sebanyak 587 siswa siswi mengikuti UNBK sedangkan 44 orang di SMK Negeri Wamena mengikuti UNKB (Ujian Nasional berbasis kertas dan pensil). 

“Total yang ikut ujian nasional dengan mode UNBK dan UNKB di Jayawijaya sebanyak 631 orang. Tahun ini yang melaksanakan UNBK hanya empat SMK, sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA belum bisa dilakukan karena masalah fasilitas,” kata Bambang kepada wartawan di kerjanya, Senin (3/4/2017). 

Bambang mengaku ada kekhawatiran tentang kepastian para siswa melaksanakan ujian dengan menggunakan perangkat komputer. Kendati demikian, kata Bambang, pihaknya telah melakukan sejumlah tahapan sejak September 2016. 

Baik itu survey awal tentang kemampuan kapasitas sekolah, sumber daya manusianya, di mana dari hasil survey lalu dinas menetapkan sekolah yang kira-kira ada indikator yang terpenuhi dan mampu, setelah itu di siapkan perangkatnya, adakan simulasi lalu melatih tenaga teknisinya. 

“Karena UNBK ini sekali ujian tidak bisa sekali masuk, sehingga prosedurnya, satu hari dibagi menjadi tiga sesi, karena keterbatasan server yang untuk menerima master soal dan tenaga operasionalnya perlu diperbanyak,” terangnya.  

Kepala Sekolah SMK Yapis Wamena, Tarsan Yalida mengungkapkan, di sekolahnya tahun ini yang mengikuti UNBK sebanyak 213 orang. “Hari pertama mata pelajaran bahasa Indonesia yang diujikan, dengan dibagi menjadi tiga sesi ujian dari pagi sampai sore. Sejauh ini tidak ada masalah terutama mengenai perangkat jaringan,” ucap kepala sekolah. (*) 

Sebelumnya

Pemerintah terus dorong penyerapan dana otsus

Selanjutnya

Nahot Heluka, perintis kepala kampung dan gereja di suku Ngalik meninggal dunia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua