TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Empat SMK di Jayawijaya laksanakan UNBK 
  • Selasa, 04 April 2017 — 13:54
  • 1676x views

Empat SMK di Jayawijaya laksanakan UNBK 

“Total yang ikut ujian nasional dengan mode UNBK dan UNKB di Jayawijaya sebanyak 631 orang. Tahun ini yang melaksanakan UNBK hanya empat SMK, sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA belum bisa dilakukan karena masalah fasilitas,” kata Bambang kepada wartawan di kerjanya, Senin (3/4/2017). 
Siswa siswi SMK Yapis Wamena ketika melaksanakan UNBK-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
[email protected]
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Wamena, Jubi – Empat dari lima sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Jayawijaya melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yaitu SMK Yapis, SMK Ninabua, SMK Yasores, SMK Yapesli. Sedangkan SMK Negeri Wamena tahun ini belum bisa melaksanakan UNBK, dikarenakan belum adanya pemenuhan jaringan internet di sekolah tersebut.  

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Jayawijaya, Bambang Budiandoyo menjelaskan, sebanyak 587 siswa siswi mengikuti UNBK sedangkan 44 orang di SMK Negeri Wamena mengikuti UNKB (Ujian Nasional berbasis kertas dan pensil). 

“Total yang ikut ujian nasional dengan mode UNBK dan UNKB di Jayawijaya sebanyak 631 orang. Tahun ini yang melaksanakan UNBK hanya empat SMK, sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA belum bisa dilakukan karena masalah fasilitas,” kata Bambang kepada wartawan di kerjanya, Senin (3/4/2017). 

Bambang mengaku ada kekhawatiran tentang kepastian para siswa melaksanakan ujian dengan menggunakan perangkat komputer. Kendati demikian, kata Bambang, pihaknya telah melakukan sejumlah tahapan sejak September 2016. 

Baik itu survey awal tentang kemampuan kapasitas sekolah, sumber daya manusianya, di mana dari hasil survey lalu dinas menetapkan sekolah yang kira-kira ada indikator yang terpenuhi dan mampu, setelah itu di siapkan perangkatnya, adakan simulasi lalu melatih tenaga teknisinya. 

“Karena UNBK ini sekali ujian tidak bisa sekali masuk, sehingga prosedurnya, satu hari dibagi menjadi tiga sesi, karena keterbatasan server yang untuk menerima master soal dan tenaga operasionalnya perlu diperbanyak,” terangnya.  

Kepala Sekolah SMK Yapis Wamena, Tarsan Yalida mengungkapkan, di sekolahnya tahun ini yang mengikuti UNBK sebanyak 213 orang. “Hari pertama mata pelajaran bahasa Indonesia yang diujikan, dengan dibagi menjadi tiga sesi ujian dari pagi sampai sore. Sejauh ini tidak ada masalah terutama mengenai perangkat jaringan,” ucap kepala sekolah. (*) 

loading...

Sebelumnya

Pemerintah terus dorong penyerapan dana otsus

Selanjutnya

Nahot Heluka, perintis kepala kampung dan gereja di suku Ngalik meninggal dunia

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat