Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Sejuta perempuan miskin Inggris sering dilecehkan
  • Kamis, 29 September 2016 — 11:55
  • 1612x views

Sejuta perempuan miskin Inggris sering dilecehkan

Satu juta perempuan miskin di Inggris kerap diserang dan dilecehkan. Dampaknya, mereka rentan bunuh diri, menjadi gelandangan dan mengidap kelainan jiwa.
Perempuan pengemis di Inggris. -- theindependent.co.uk
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

London, Jubi - Satu juta perempuan miskin di Inggris kerap diserang dan dilecehkan. Dampaknya, mereka rentan bunuh diri, menjadi gelandangan dan mengidap kelainan jiwa.

Laporan semacam itu dianggap baru pertama dibuat oleh Agenda, perhimpunan 60 kelompok, yang memusatkan perhatian kepada kajian bahaya bagi perempuan dan gadis. 

Perhimpunan itu mengatakan, perempuan miskin rentan dilecehkan dan menerima kekerasan jika dibandingkan dengan wanita lain. "Hubungan kekerasan dengan kemiskinan dalam kehidupan perempuan tidak lagi mengejutkan," kata Katherine Sacks-Jones, direktur Agenda.

Yang mengejutkan adalah mengetahui perempuan rentan terhadap dua bahaya tersebut. Laporan itu menyatakan 14 persen perempuan miskin mengalami kekerasan cukup parah dan pelecehan. Mereka biasa menjadi korban fisik dan paksaan, serta mengalami pelecehan seksual dari pasangan.

Persentase itu lebih tinggi dua kali dibanding perempuan tak miskin. Kemiskinan dan kekerasan menjadi beban berat kehidupan korban. Setidak-tidaknya lebih dari sepertiga perempuan yang mengalami keduanya berupaya bunuh diri. 

Sementara itu, perempuan miskin yang tak dilecehkan mencapai empat persen, tetapi lebih dari satu atau dua diantaranya mengalami rasa cemas, depresi, atau penyakit mental lainnya. Dampak lain, perempuan tersebut akhirnya menggelandang. "Perempuan miskin tak memiliki banyak kemampuan untuk menghindar dari kekerasan dan pelecehan," kata Sacks-Jones. (*)

 

 

loading...

Sebelumnya

Kepolisian Sri Lanka gali makam wartawan

Selanjutnya

Pemimpin komunis: prioritas di Tibet lawan Dalai Lama

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe