PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pemkab Jayapura dorong sekolah berbasis adat 
  • Selasa, 04 April 2017 — 17:54
  • 893x views

Pemkab Jayapura dorong sekolah berbasis adat 

“Pendidikan berbasis adat ini merupakan pendidikan nonformal yang sudah diprogramkan oleh Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan. Oleh sebab itu, sekolah berbasis adat sangat penting bagi kita semua di sini dan secara khusus bagi anak-anak dan generasi muda,” katanya kepada Jubi di Sentani, Selasa (4/4/2017). 
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw (kiri kemeja lengan panjang) saat berdiskusi dengan Staf Ahli Kementerian Pendidikan RI, James Madouw – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan pihaknya sedang mendorong agar sekolah berbasis adat dapat dilaksanakan di daerah ini.

Menurutnya, hal itu sudah dikoordinasikan dengan sejumlah pihak agar dapat dilaksanakan di kabupaten yang dipimpinnya ini. 

“Pendidikan berbasis adat ini merupakan pendidikan nonformal yang sudah diprogramkan oleh Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan. Oleh sebab itu, sekolah berbasis adat sangat penting bagi kita semua di sini dan secara khusus bagi anak-anak dan generasi muda,” katanya kepada Jubi di Sentani, Selasa (4/4/2017). 

Ia melanjutkan, sekolah tersebut akan sejalan dengan program kampung adat yang sudah dicanangkan Pemkab Jayapura dan merupakan kebangkitan masyarakat adat itu sendiri. 

Ia mengaku program sekolah adat ini disambut baik oleh Kementerian Pendidikan. Tinggal pengajuan proposalnya agar segera dibuka dan dilaksanakan. 

“Papua kedepan benar-benar menemukan jati dirinya, sehingga apa yang dilakukan saat ini juga akan tetap didorong hingga benar-benar terlaksana dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. 

Staf ahli Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, James Madouw mengatakan, sekolah adat adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan berbasis keluarga. Di dalam sekolah adat bakal diajarkan norma-norma dan batasan hak dan ulayat setiap rumpun masyarakat. 

“Sekolah adat merupakan pendidikan nonformal untuk melatih masyarakat tentang kepemimpinan dan norma-norma yang dibangun dalam sistem adat, sehingga dalam interaksi sosial kemasyarakatan dapat juga diperkuat melalui sekolah adat,” kata James. 

Ia mencontohkan prinsip adat yang saat ini dipegang masyarakat adat di Sentani, yaitu Holei Narei (Holei=menyemai, Narei= memberi/mengurus). Oleh sebab itu, prinsip yang dikembangkan ini menyemai dan memberikan, serta mengurus masyarakat dalam tatanan adat. (*)

Sebelumnya

ASN diminta fokus pada tugas dan tanggung jawabnya

Selanjutnya

Lima kadistrik ditangkap, ini kata bupati Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua