Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. 20.000 penganggur tersebar di Kota Jayapura
  • Selasa, 04 April 2017 — 18:28
  • 1594x views

20.000 penganggur tersebar di Kota Jayapura

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Yosias Fonotaba mengatakan, mereka yang terdata di pihaknya itu berasal dari seluruh daerah di Indonesia dan tinggal di ibu kota Provinsi Papua ini. 
Ilustrasi orang yang membutuhkan pekerjaan - Tempo.co
Hengky Yeimo
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Tahun ini penganggur di Kota Jayapura sebanyak 20.000 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya sebanyak 19.000 orang. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Yosias Fonotaba mengatakan, mereka yang terdata di pihaknya itu berasal dari seluruh daerah di Indonesia dan tinggal di ibu kota Provinsi Papua ini. 

Ia menyebutkan, untuk mengetahui jumlah penganggur tersebut dilakukan dengan menggunakan sistem penjaringan informasi kerja. 

“Dari sekian banyak penganggur yang terdaftar ini, apabila mereka yang mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Jayapura itu yang diutamakan untuk mendapatkan pekerjaan. Ini sesuai dengan peraturan yang ada di Dinas Tenaga Kerja,” katanya kepada Jubi di Jayapura, Selasa (4/4/2017).

Menurutnya pengangguran meningkat karena Kota Jayapura merupakan ibu kota Provinsi Papua, sehingga orang berbondong-bondong ke kota ini. 

Pihaknya pun melakukan program padat karya untuk mengurangi jumlah pengangguran, misalnya merekrut tenaga pengecatan trotoar, membuat talud dan pembersihan drainase di Jalan protokol di Kota Jayapura. 

“Kami buat temporer pada waktu tertentu, misalnya HUT Kota Jayapura, kemudian 17 Agustus 2017, dan bulan Desember itu alternatif yang kami buat untuk para penganggur ini bisa mencari nafkah untuk menghidupi kebutuhannya masing-masing,” katanya. 

Pihaknya juga melakukan kegiatan padat karya yang bekerja sama dengan Lembaga Latihan Swasta (LLS).

“Dulu kami mempunyai 12 LLS, tapi ada beberapa yang tutup dan sekarang tersisa 10 yang masih aktif. Para pekerja yang mengikuti pelatihan ini mereka akan diberikan sertifikat dari lembaga tersebut,” katanya.

“Kami juga melatih komputer bagi para pencari tenaga kerja, kemudian penggunaan teknologi tepat guna, kemudian kami juga melakukan sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan,” lanjutnya. 

Pihaknya juga menyediakan wadah berupa delapan lembaga swadaya untuk memberdayakan pencari kerja. 

“Kami juga lakukan penerapan teknologi tepat guna. Sementara ini kami kembangkan ke tiap distrik. Kami kembangkan namanya pengembangan jamur tiram, disiapkan tempat peralatan agar mereka bisa memberikan kontribus dalam hal mereka bisa megolah itu sendiri,” ujarnya. 

Selain itu, pihaknya juga mengembangkan tanaman buah merah untuk dikembangkan kelompok tani di Koya Barat, Distrik Muara Tami. 

“Sementara ini ada 250 pohon buah merah. Kami sudah lakukan dan tunggu waktu sudah bisa berkembang dan tunggu mereka akan memanennya,” kata Fonataba. 

Warga Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Arche menilai program yang dicanangkan Pemkot Jayapura sangat baik. Namun diharapkan agar dilakukan secara rutin agar pemberdayaan terhadap pencaker ini bisa dirasakan manfaatnya.  

“Jangan buat banyak program tetapi tidak dilakukan. Ini yang kadang biasa terjadi. Untuk memaksimalkan hal ini maka pemerintah harus lebih proaktif jika tidak banyak penganggur yang berkeliaran di Kota Jayapura,” katanya. 

Pemuda Port Numbay, Filep Irew mengatakan, penganggur semakin banyak karena perkembangan kota yang berusia 107 tahun ini makin pesat. 

“Solusi menanggulangi semua ini alangkah baiknya pemerintah harus melibatkan masyarakat dalam semua aspek pembangunan dan mengembangkan kegiatan-kegitan yang berniai ekonomis,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Solpap putar film perjuangkan hak mama-mama 

Selanjutnya

Minat baca ASN dinilai sangat rendah 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat