Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Kadis PU bantah dirinya deklarasi Cagub Sulsel
  • Rabu, 05 April 2017 — 14:03
  • 1059x views

Kadis PU bantah dirinya deklarasi Cagub Sulsel

Ia juga menegaskan tidak pernah membentuk tim relawan untuk pemenangannya di Pilkada Sulsel. “Relawan itu yang bikin keluarga saya. Sekali lagi mereka bangga dan ingin saya yang sudah mengabdi belasan tahun di Papua, pulang membangun kampung. Namun secara pikiran apa yang salah dari itu? Sebab mereka mungkin hanya ingin ada perubahan di kampungnya,” ujarnya.
Ilustrasi Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua - IST
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua Djuli Mambaya menampik tudingan yang menyatakan dirinya telah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) Sulawesi Selatan.

“Intinya, tidak benar saya deklarasi. Yang benar adalah suatu euforia atau perasaan senang dari pihak keluarga dikampung terhadap kinerja saya selama 17 tahun mengabdi untuk Papua. Sehingga pada akhirnya mereka seperti ingin memakai tenaga saya untuk membangun di kampung,” kata Djuli kepada wartawan, di Jayapura, Selasa (4/4/2017).

Ia juga menegaskan tidak pernah membentuk tim relawan untuk pemenangannya di Pilkada Sulsel. “Relawan itu yang bikin keluarga saya. Sekali lagi mereka bangga dan ingin saya yang sudah mengabdi belasan tahun di Papua, pulang membangun kampung. Namun secara pikiran apa yang salah dari itu? Sebab mereka mungkin hanya ingin ada perubahan di kampungnya,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, anggota DPR Papua Tan Wie Long, melontarkan kritikan tajam dan meminta Gubernur Lukas Enembe untuk mencopot Djuli Mambaya dari jabatan kepala dinas PU.

Kritikan tersebut sampai di Dok II. Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen berencana memanggil mantan Kadis Perhubungan itu dan menpertanyakan perihal pencalonan Gubernur Sulsel tersebut. Menurutnya, jika benar, tindakan Kadis PU ini sangat tidak etis dan hal itu sudah menjadi perhatian serius kepala daerah.

“Memang untuk maju sebagai gubernur itu hak masyarakat, tetapi sebagai Aparatur Sipil Negara, kita harus beretika dalam pemerintahan,” kata Hery. 

Menanggapi itu, Djuli mengaku siap mengklarifikasi dengan penjelasan yang sejelas-jelasnya kepada pimpinannya.  “Kalau dipanggil saya tentu akan datang menjelaskan,” aku Djuli. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Dinas PU siapkan Rp15 miliar pembangunan awal patung Yesus

Selanjutnya

Pencairan dana otsus tahap pertama alami keterlambatan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe