Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Korowai, Sarmi, dan Keerom menjadi perhatian serius UP2KP
  • Rabu, 05 April 2017 — 18:28
  • 1249x views

Korowai, Sarmi, dan Keerom menjadi perhatian serius UP2KP

“Kasus yang paling menyita perhatian ialah kasus Korowai dan mogok kerja para tenaga kesehatan di Keerom dan Sarmi,” kata Direktur UP2KP Agustinus Raprap baru-baru ini.  
Direktur UP2KP Agustinus Raprap saat berdiskusi dengan pasien di RSUD Jayapura beberapa waktu lalu – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Jayapura, Jubi – Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP tengah mengawal dan menindaklanjuti sejumlah keluhan pelayanan kesehatan yang diterima sebulan terakhir.

“Kasus yang paling menyita perhatian ialah kasus Korowai dan mogok kerja para tenaga kesehatan di Keerom dan Sarmi,” kata Direktur UP2KP Agustinus Raprap baru-baru ini.
 
Ia mengatakan, khusus masalah Korowai UP2KP akan mengawal tuntutan demonstrasi yang dilakukan Komunitas Peduli Kemanusiaan Daerah Terpencil Papua (Kopkedat) di halaman Kantor Dinkes Papua pekan lalu.
 
“Kami sudah bertemu perwakilan mereka setelah bersurat secara resmi,karena itu kami akan bentuk tim dan turun ke lapangan segera, suku ini kan ada di beberapa wilayah perbatasan seperti Yahukimo, Mappi, Bovendigoel dan Asmat, saya minta pemerintah kabupaten di wilayah ini tidak saling lempar tanggung jawab," katanya.
 
Persoalan lain yang diterima Bidang Pengaduan UP2KP, lanjutnya, masalah mogok kerja para tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat di Kabupaten Sarmi dan Keerom. Untuk itu, UP2KP pekan ini mengirimkan dua tim ke kedua wilayah tersebut.
 
"Di Sarmi, dokter, perawat, dan bidan sudah tiga hari demo dan mogok kerja karena insentif mereka belum dibayar, kalau insentif yang resmi di pagu anggaran di DPA saja tidak dibayar, ya apalagi jasa-jasa lainnya, ini sangat disesalkan terjadi di saat dana Otsus 80 persen ke kabupaten-kabupaten," kata Kepala Bidang Sekretariat UP2KP Alexander Krisifu.
 
Kejadian yang sama juga di Kabupaten Keerom. Para bidan dan perawat di Puskesmas Arso Barat dan Arso III Maret lalu mengancam mogok kerja karena insentifnya belum dibayarkan Pemkab Keerom.
 
"Besok kami bentuk tim dan siap turun, tapi kami imbau kepala daerah di wilayah Korowai, Sarmi, dan Keerom agar memperhatikan tuntutan demonstran,” ujar Kepala Bidang Penanganan Pengaduan UP2KP, Kamelius Logo, Senin (3/4/2017). (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

RSUD Abepura kekurangan obat-obatan

Selanjutnya

Masyarakat keluhkan sampah di Puskesmas Sentani Kota

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe