Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Mamta
  3. Disnaker selesaikan 20 pengaduan karyawan 
  • Kamis, 06 April 2017 — 18:57
  • 486x views

Disnaker selesaikan 20 pengaduan karyawan 

“Kami hanya memediasi karyawan dan pihak perusahaan. Dari sekian banyak pengaduan yang kami tangani tidak sampai dimejahijaukan dan diselesaikan sesuai dengan atauran yang berlaku di Disnaker. Jika memang permasalahan rumit kita ajukan ke pengadilan,” katanya kepada Jubi di Kota Jayapura, Selasa (4/4/2017). 
Ilustrasi – Jubi/seputarforex.com 
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura menyelesaikan 20 kasus dari 96 pengaduan yang dilakukan karyawan-karyawan. 

Kepala Disnaker Kota Jayapura, Yosias Fonotaba mengatakan,pihaknya menyelesaikannya secara baik-baik dan sesuai kesepakatan bersama. 

“Kami hanya memediasi karyawan dan pihak perusahaan. Dari sekian banyak pengaduan yang kami tangani tidak sampai dimejahijaukan dan diselesaikan sesuai dengan atauran yang berlaku di Disnaker. Jika memang permasalahan rumit kita ajukan ke pengadilan,” katanya kepada Jubi di Kota Jayapura, Selasa (4/4/2017). 

Menurutnya masalah yang diadukan soal kelalaian dalam kerja, tunjangan kerja, tidak taat pada aturan dan PHK (pemutusan hubungan kerja). 

Menurutnya banyak pekerja di perusahaan yang di-PHK karena beberapa alasan, seperti tidak sesuai dengan keterampilan dan jabatan yang ada. masalah yang diadukan pun diselesaikan dengan baik, sehingga karyawan mendapatkan hak dan kewajibannya sesuai undang-undang yang berlaku. 

Ia mengaku hanya memberikan pembinaan peraturan perusahaan, pembinaan perusahaan dan pekerja dan sosialisasi UMP. 

“Kami sudah laksanakan sosialisasi UMP Provinsi Papua naik kepada perusahaan-perushaan yang ada di Kota Jayapura. Sebab, apabila tidak diimbangi dengan pihak pengusaha itu akan menimbukan kesenjangan sosial,” katanya.

Sosialisasi kepada pekerja dan pengusaha dilakukan agar memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing sehingga menguntungkan kedua pihak. 

“Kami bekerja sesuai rambu-rambu yang ada. Kalau kami tidak memahami aturan itu memang susah. Agar semua bisa berjalan sesuai peraturan perusahaan, baik peraturan didasari undang-undang dan keharmonisasi kedua belah pihak tetap terjaga,” ujarnya.  

Tokoh pemuda Papua Marianus Komanik mengatakan hubungan antara pekerja, perusahaan dan pengusaha harus harmonis agar dapat bekerja sesuai ketentuan untuk meningkatkan kapasitasnya. 

“Sedangkan bidang pengawasan masih melakukan tugas pokoknya karena fungsi dan tugas pokonya,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Jajaki sisters city bagian perbatasan fokus pada isi MoU

Selanjutnya

Disnaker belum mendata pekerja OAP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua